Produksi Padi di Muaro Jambi Menurun, Ini Penyebabnya

Produksi Padi di Muaro Jambi Menurun, Ini Penyebabnya

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Muaro Jambi Ampriandi--

JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Akibat cuaca yang tak menentu, jadwal tanam padi di Muaro Jambi menjadi terhambat.

Selain itu hasil yang dicapai juga tidak sesuai dengan apa yang diharapkan.

Pada umumnya, petani mulai menanam padi pada bulan Maret, namun karena perubahan iklim yang tak menentu, membuat hasil panen pada tahun 2021 kemarin tidak optimal.

"Faktor musim yang tak menentu berakibat pada hasil yang dicapai. Dimana ketika kita sangka musim hujan, ternyata panas. sementara prediksi panas, ternyata musim hujan," sebut Iwan petani di Muaro Jambi.

BACA JUGA:Satu Dokter Utusan Keluarga Ikut Proses Autopsi Ulang Jenazah Brigadir J

BACA JUGA:Memasuki Pertengahan 2022, Kasus DBD di Tanjab Barat Meningkat

Terpisah, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Muaro Jambi Ampriandi ketika dikonfirmasi membenarkan jika cuaca saat ini sulit untuk diprediksi sehingga jadwal tanam Padi menjadi berubah.

"Itulah, kadang prediksi panas ternyata hujan, prediksi hujan ternyata panas," kata Ampriandi.

Akibat cuaca yang tidak menentu ini, produksi padi di di Kabupaten Muaro Jambi menurun, di mana pada tahun sebelumnya 1 hektar lahan bisa menghasilkan 4 ton lebih gabah kering, sementara di tahun 2021 produksi menurun menjadi 3,8 ton per hektar.

Namun demikian, untuk tahun 2022 ini dia menargetkan produksi padi meningkat dan target per tahunnya mencapai 4,5 ton per hektar.

BACA JUGA:8 Klub Askab PSSI Tanjab Barat Berebut Tiket ke Asprov Jambi

BACA JUGA:Limbah Pemusnahan Sabu 4,1 Kilogram Dibuang di IPAL RS Bhayangkara, Ini Alasannya

Untuk meningkatkan jumlah produksi padi petani di Kabupaten Muaro Jambi tersebut, pihaknya telah menyiapkan bantuan pupuk.

"Mudah-mudahan dengan adanya bantuan pupuk, target bisa tercapai," imbuhnya.

Dia menyebutkan, saat ini beberapa wilayah di Muaro Jambi tengah melakukan panen, dan sementara di beberapa wilayah lainnya baru mulai tanam.

Dia berharap semua padi-padi yang ditanam oleh petani bisa dipanen tepat waktu dan menghasilkan sesuai dengan target yang diharapkan.

BACA JUGA:Proses Autopsi Jenazah Brigadir J Masih Berlangsung, Pintu Ruangan Autopsi Dijaga Ketat

BACA JUGA:Sampah di Kelurahan Penyengat Rendah, Camat: Itu Warga dari Kabupaten Muarojambi yang Buang

"Mudah-mudahan semua padinya panen dengan target yang diharapkan," tutup Ampriadi. (Jun)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: