Tembak 3 Orang yang Diklaim Mata Mata TNI, Beredar Video Sadis Penyerangan oleh KKB Papua

Tembak 3 Orang yang Diklaim Mata Mata TNI, Beredar Video Sadis Penyerangan oleh KKB Papua

Penyerangan KKB Papua-Foto : ilustrasi-Net

JAKARTA, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID – Anggota TNI - Polri dikabarkan menjadi korban penyerangan yang dilakukan oleh KKB.

Penyerangan kali ini terjadi di wilayah di Distrik Beoga Papua. Dari informasi yang beredar bahwa anggota TNI-Polri yang berasal dari kesatuan Brimob yang menjadi korban Bharada Bonifasius Jawa dan Rani Yohanes Seran.

Selain itu juga beredar sebuah video yang memperlihatkan anggota KKB Papua tengah mengeksekusi seseorang yang di sebut sebagai anggota TNI Polri.

Dalam video itu memperlihatkan bagaimana dua anggota KKB Papua tengah melayangkan parangnya pada kedua tangan sosok yang dikatakan anggota Brimob.

BACA JUGA:Muncul Kabar Nama Warga yang Menolak Stockpile Batu Bara PT SAS Dicatat Polisi, Ini Penjelasan Polda Jambi

BACA JUGA:Pupuk Palsu Banyak Beredar, PT Pupuk Indonesia 'Ngadu' ke Polda Jambi

Selain memutuskan kedua tangan, dua anggota KKB tersebut juga memenggal kepala serta kedua kaki yang dikatakan anggota Brimob tersebut.

Ditengah aksinya yang terlihat berlokasi di tengah hutan, juga terdengar beberapa kali letusan senjata dan terlihat sebagain dari KKB Papua mencoba untuk mencari tahu asal tembakan tersebut.

Sayangnya video tersebut tidak menjelaskan dengan pasti kapan dan dimana terjadi aksi sadis yang dilakukan oleh KKB tersebut.

Penyerangan ini diungkapkan oleh Sebby Sambom yang mengaku sebagai Juru Bicara Markas Besar Komando Pusat Komando Nasional TPNPB-OPM.

BACA JUGA:Cegah Hoax, WhatsApp Andalkan Fitur Ini Menjelang Pemilu 2024, Kerjasama dengan Kemenkominfo dan KPU

BACA JUGA:Spesifikasi dan Harga itel A70, Harganya Hanya Rp 900 Ribuan!

Dalam keterangannya disebar di laman media sosial menyebutkan jika dirinya menerima laporan langsung dari Bridgen Undius Kogoya selaku Panglima Daerah TPNPB-OPM Komando Daerah Pertahanan VIII Intan Jaya.

Sebby menyampaikan bahwa anggota dari Undius telah melakukan penyerangan dan menembak 3 orang yang diklaim sebagai mata-mata TNI Polri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: