b9

Berhasil Jalankan Program MBG, Merangin Raih Peringkat Dua se-Provinsi Jambi

Berhasil Jalankan Program MBG, Merangin Raih Peringkat Dua se-Provinsi Jambi

Bupati Merangin M Syukur (kiri) saat melakukan mengecek penyaluran MBG di salah satu SD di Merangin. -ist/jambi-independent.co.id-

BANGKO, JAMBI-INDEPENDENT.CO.IDKabupaten Merangin menorehkan capaian positif dalam pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun 2026.

Daerah ini berhasil menempati peringkat kedua di tingkat Provinsi Jambi, berada tepat di bawah Kota Jambi yang menduduki posisi teratas.

Capaian tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam mendukung program peningkatan gizi masyarakat yang tengah digencarkan secara nasional.

Sekretaris Daerah (Sekda) Merangin, Zulhifni, menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja seluruh pihak yang terlibat.

BACA JUGA:Kepergok Curi Sawit Perusahaan, Warga Bukit Peranginan Mandiangin Diamankan Polisi

Hal itu disampaikannya saat memimpin Rapat Koordinasi dan Evaluasi Program MBG yang digelar di Aula Dinas Ketahanan Pangan, Selasa (7/4).

Menurutnya, hasil yang diraih tidak lepas dari kerja sama dan komitmen tim di lapangan dalam memastikan program berjalan sesuai target.

“Ini merupakan hasil kerja bersama. Kami berharap capaian ini bisa terus ditingkatkan ke depannya,” ujarnya.

Capaian ini menunjukkan bahwa Merangin jauh lebih progresif dibandingkan kabupaten-kabupaten lain di Provinsi Jambi.

BACA JUGA:Jaga Kondisi Tubuh! BMKG Prediksi Cuaca Jambi Didominasi Hujan dan Badai Petir Sepekan ke Depan

"Setelah Kota Jambi, kita ini ranking dua dalam pelaksanaan program MBG. Artinya, Merangin sudah mulai menggeliat dan unggul dibanding kabupaten lain di Provinsi Jambi. Ini harus kita jaga bersama," ujar Sekda Zulhifni.

Sekda menjelaskan bahwa sejauh ini pelaksanaan di Merangin berjalan sangat kondusif tanpa adanya kendala berarti atau laporan buruk terkait dapur penyedia makanan.

"Saya pantau Kabupaten Merangin cukup aman. Di tingkat provinsi, laporan menunjukkan tidak ada dapur kita yang terkena blacklist. Berbeda dengan beberapa daerah lain di Sumatera yang dapur-dapurnya sempat bermasalah," tambahnya.

Meski berada di posisi puncak, Sekda Zulhifni memberikan peringatan keras agar tim tidak lengah, terutama terkait aspek kesehatan dan transparansi anggaran.

BACA JUGA:Kebun PTPN IV Regional IV Utamakan Operational Excellence

Beberapa poin krusial yang ditekankan antara lain Sterilitas Dapur, Kualitas Gizi: dan Akuntabilitas Anggaran.

Rapat evaluasi ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda dan instansi terkait, termasuk Waka II DPRD Merangin Ahmad Fahmi, Kasi Intel Kejari Merangin Tri Sutrisno, Kepala Balai POM Bungo Pernanda S, serta perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) Teguh Cahyono. *

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait