SUV Bongsor Freelander 8 EREV Siap Meluncur 3 September, Tawarkaan Jarak EV 310 Km
Freelander 8 EREV Siap Meluncur 3 September, tawarkaan jarak EV 310 Km.--Ist/jambi-independent.co.id--
JAKARTA, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID – Nama legendaris Freelander resmi terlahir kembali di kancah otomotif global. Namun kali ini, emblem tersebut melekat pada sebuah SUV bongsor bertenaga listrik dengan range extender bernama Freelander 8 EREV.
Kendaraan premium hasil kolaborasi perusahaan patungan Chery Jaguar Land Rover (CJLR) ini dijadwalkan meluncur perdana di pasar Tiongkok pada 3 September 2026 mendatang.
Sebelum prosesi peluncuran resminya, pihak pabrikan telah membuka keran pra-penjualan dengan rentang harga 339.900 yuan hingga 459.900 yuan (sekitar Rp897 juta sampai Rp1,21 miliar).
Kemunculan model ini sekaligus menandai kebangkitan kembali lini Freelander setelah Land Rover menyetop produksinya pada 2014 lalu.
BACA JUGA:Jambi Mengawali September 2026 dengan Cuaca Cerah, Suhu Puncak Capai 32 Derajat Celcius
Dimensi Ekstra Lapang dan Fitur Kaki-Kaki Unggulan
Secara proporsi bodi, Freelander 8 EREV tampil sangat dominan sebagai SUV berukuran besar. Mobil ini memiliki panjang 5.118 mm, lebar 2.050 mm, tinggi 1.898 mm, serta jarak sumbu roda (wheelbase) mencapai 3.040 mm.
Jika disandingkan dengan Freelander generasi pertama, panjang bodinya mengalami lonjakan signifikan hingga 736 mm.
Untuk menopang bobot dan kemewahannya, SUV ini dibekali pilihan pelek 21 atau 22 inci yang dibalut ban Pirelli P Zero Elect, serta memiliki ground clearance 220 mm.
BACA JUGA:Kantor Pertanahan Kota Jambi Raih Predikat Sangat Baik pada Hasil Survei Kepuasan Publik Juli 2026
Sektor manuver dan kenyamanan didukung oleh sistem suspensi udara dual-chamber serta fitur rear-wheel steering, yang mampu menghasilkan radius putar tergolong ringkas yaitu 5,15 meter.
Tak hanya itu, kendaraan ini juga siap diajak beraktivitas berat dengan kapasitas penarikan (towing) hingga 2.000 kg.
Kabin Super Mewah Berteknologi Tinggi
Masuk ke bagian interior, Freelander 8 menyediakan opsi tata letak 5-seater maupun 6-seater. Daya tarik utama pada area kokpit terletak pada panel layar raksasa berukuran 46,3 inci yang membentang tepat di bawah kaca depan.
Di bawahnya, terpasang layar sentuh head unit 15,6 inci yang sudah kompatibel dengan Apple CarPlay dan Huawei HiCar.
Kenyamanan penumpang di baris belakang turut diperhatikan secara detail. Baris kedua dilengkapi kursi dengan fitur pijat 16 titik serta layar hiburan berukuran 17,3 inci yang terpasang di plafon.
Melengkapi kemewahan kabin, SUV ini juga menyediakan fasilitas unik berupa kulkas berkapasitas 10 liter dan meja lipat portabel.
Performa Mesin EREV dan Potensi Ekspor Global
BACA JUGA:Mutasi Besar Polda Jambi, Dua Pejabat Utama dan Tiga Kapolres Bergeser: Ini Daftar Lengkapnya!
Berbeda dengan kendaraan listrik murni (BEV), Freelander 8 menerapkan teknologi Extended Range Electric Vehicle (EREV).
SUV ini mengombinasikan baterai LFP berkapasitas 60,3 kWh dengan mesin bensin 1,5 liter yang berfungsi khusus sebagai pengisi daya (range extender) saat energi baterai mulai menipis.
Dalam mode murni listrik (EV mode), mobil ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 310 km berdasarkan standar pengujian CLTC.
Meski akan dirilis terlebih dahulu di Tiongkok, Freelander 8 diprediksi kuat akan menyasar pasar internasional.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


