Harga Pakan Mahal, Harga Telur dan Daging Ikut Melambung di Pasar Tradisional Bungo

Harga Pakan Mahal, Harga Telur dan Daging Ikut Melambung di Pasar Tradisional Bungo

Kasianto, Kepala Bidang Peternakan Dispernakan Kab Bungo-Foto : Siti Halimah-Jambi-independent.co.id

MUARA BUNGO, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Harga pakan yang saat ini mahal menjadi penyebab utama kenaikan harga telur ayam dan daging ayam broiler di pasar tradisional Kabupaten Bungo beberapa hari yang lalu.

 

 Kondisi ini telah membuat pedagang merasa terbebani karena omzet penjualan mereka menurun.

 

Kasianto, Kepala Bidang Peternakan pada Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) Kabupaten Bungo, menjelaskan bahwa hasil pengecekan yang dilakukan ke setiap pedagang memperlihatkan bahwa kenaikan harga pakan ayam memang signifikan.

 

 Menurut informasi dari pedagang mitra dan peternak, harga pakan ayam di tingkat eceran naik dari Rp 8.000 per kilogram menjadi Rp 14 ribu per kilogram. Pada Kamis, 1 Juni 2023.

BACA JUGA:BREAKING NEWS: Polda Jambi Mutasi Kasat Reskrim Polresta Jambi dan Sejumlah Perwira Lainnya, Ini Nama-namanya

BACA JUGA:Hore! Kini Ada Rumah Kebangsaan Siginjai di Jambi, Ormas, OKP, Mahasiswa Boleh Diskusi untuk Jambi di Sini

 

Kondisi ini berdampak langsung pada harga telur di pasar tradisional. Harga telur yang semula sebesar Rp 22 ribu per kilogram naik menjadi Rp 30 ribu per kilogram. Para pedagang mengeluhkan situasi ini karena berdampak pada penurunan omzet penjualan mereka.

 

Kasianto menjelaskan bahwa harga telur ayam di pasar tradisional akan tetap tinggi selama harga pakan ayam tidak turun. 

 

Pasokan telur ayam sangat dipengaruhi oleh harga pakan ayam. Kebutuhan pakan yang khusus untuk ayam petelur tidak dapat digantikan dengan pakan ayam pedaging secara sembarangan. Jika harga pakan ayam petelur naik dan digantikan dengan pakan ayam pedaging, maka produksi telur akan terpengaruh.

 

Kabupaten Bungo sendiri memiliki jumlah peternak ayam petelur yang masih terbatas. Oleh karena itu, kebutuhan telur di Kabupaten Bungo masih harus dipasok dari luar daerah, terutama Sumatera Barat.

BACA JUGA:Jumlah CJH Kabupaten Bungo Sebanyak 225 Orang, Kemenag : 9 Juni 2023 Jadwal Keberangkatan

BACA JUGA:Duh! Infonya Ada Kades di Sarolangun Nyaleg, Tapi Belum Mengundurkan Diri, DPMD Surati KPU Sarolangun

 

Meskipun demikian, Kasianto memastikan bahwa stok telur dan daging ayam potong tetap terjaga dengan baik. Pihaknya telah melakukan survei kelapangan kepada mitra usaha ayam potong untuk memastikan ketersediaan stok ayam tidak menjadi masalah.

 

Kepada masyarakat, Kabid Peternakan Kasianto mengimbau agar tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan telur dan daging ayam di Kabupaten Bungo. Stok ayam daging tetap terjaga dengan baik, dan untuk ayam pedaging, akan diutamakan untuk memenuhi kebutuhan Kabupaten Bungo.

 

Dengan demikian, meskipun harga pakan ayam yang mahal telah menyebabkan kenaikan harga telur dan daging ayam broiler di pasar tradisional, pemerintah daerah akan berupaya menjaga ketersediaan stok dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga harga agar tetap stabil.

 

 Masyarakat diharapkan dapat memahami situasi ini dan tetap mendukung peternak lokal serta pedagang di Kabupaten Bungo. *

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: