JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Nasib bahan bakar minyak (BBM) swasta di Indonesia hingga awal 2026 masih belum sepenuhnya jelas.
Sejumlah SPBU swasta tercatat belum bisa menjual produk bensin secara lengkap seperti tahun-tahun sebelumnya. Bahkan, SPBU Shell kembali mengalami kelangkaan stok BBM jenis bensin di berbagai wilayah. Kondisi ini memunculkan tanda tanya besar di kalangan konsumen. Pasalnya, BBM swasta selama ini dikenal sebagai alternatif bagi masyarakat yang menginginkan pilihan selain produk Pertamina. SPBU Swasta Masih Terbatas Jualan BBM BACA JUGA:Mobil Nasional Kembali Diimpikan, Esemka Tinggal Sejarah atau Bangkit Lagi? Hingga saat ini, SPBU BP dan Vivo tercatat hanya menjual bensin RON 92 serta stok diesel yang masih tersedia. Sementara itu, kondisi lebih berat dialami oleh Shell, yang kembali mengalami kekosongan BBM bensin di sebagian besar wilayah operasionalnya. Situasi ini berbeda jauh dibandingkan beberapa tahun lalu. Saat itu, merek BBM asing seperti Shell, BP, dan Vivo bisa dengan leluasa mengimpor BBM sesuai dengan produk yang mereka tawarkan, mulai dari RON 92 hingga RON 98. Aturan Baru Impor BBM Jadi Titik Balik Memasuki semester kedua 2025, pemerintah menerbitkan aturan baru terkait impor BBM. Dalam kebijakan tersebut, badan usaha BBM swasta diwajibkan mengimpor base fuel melalui Pertamina. BACA JUGA:Detik Terakhir Bikin GOR Berguncang! SMAN 6 Merangin Singkirkan Juara Bertahan Bina Kasih 36-35 Kebijakan ini diterapkan setelah Vivo, BP-AKR, dan Shell kehabisan stok bensin dan tidak bisa melakukan impor mandiri karena kuota impor mereka dinilai sudah terlampaui. Langkah ini disebut sebagai upaya pemerintah agar bisnis BBM swasta tetap berjalan di tengah keterbatasan pasokan. Namun, memasuki 2026, ketika seharusnya merek BBM swasta kembali bisa melakukan impor secara mandiri, pergerakannya belum terlihat signifikan. Akibatnya, kelangkaan BBM bensin, khususnya di SPBU Shell, masih terjadi. Izin Impor Shell Masih Dievaluasi Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, mengungkapkan bahwa pengajuan kuota impor BBM oleh Shell masih dalam tahap evaluasi. BACA JUGA:Menggila di GOR Kota Baru! SMA Xaverius 1 Hancurkan SMKN 2 Jambi 33-3, Kunci Tiket Fantastic Four Padahal, pemesanan sudah dilakukan sejak tahun sebelumnya. Menurut Laode, evaluasi dilakukan terhadap pemesanan dan realisasi impor yang diajukan oleh masing-masing badan usaha. Pemerintah ingin memastikan proses impor berjalan sesuai kebutuhan dan aturan yang berlaku. Izin Impor Berlaku Per Enam Bulan Lebih lanjut, Laode menjelaskan bahwa izin impor BBM pada 2026 akan diberlakukan dengan skema enam bulanan. Kebijakan ini bertujuan untuk memberi ruang bagi pemerintah dalam memantau dinamika konsumsi BBM nasional. Selain itu, sistem per enam bulan juga memberikan kepastian waktu bagi badan usaha untuk mengajukan perpanjangan izin impor tanpa harus mengajukan secara mendadak seperti tahun-tahun sebelumnya. BACA JUGA:Akhirnya Terwujud! Edi Purwanto Resmikan Jalan Singkut 7, Akses 5 Desa Sarolangun Kini Terbuka Lebar Kondisi Terkini SPBU Shell di Lapangan Berdasarkan pantauan di laman resmi Shell Indonesia, per 10 Februari 2026 pukul 09.00 WIB, seluruh SPBU Shell di wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat tidak lagi menjual BBM bensin, termasuk Shell Super yang sempat tersedia sebelumnya. Saat ini, ketersediaan BBM Shell hanya tersisa di wilayah Jawa Timur, yang tersebar di 13 titik, mulai dari Surabaya hingga Tuban. Stok Menipis, Impor Terbatas BACA JUGA:HPN 2026, dari Ruang Redaksi ke Ruang Publik, Mengembalikan Pers pada Rakyat Sebenarnya, memasuki awal 2026, pasokan Shell sempat kembali merata di sejumlah wilayah. Hal ini terjadi setelah Shell sepakat membeli base fuel impor dari Pertamina Patra Niaga pada akhir 2025. Namun, Shell baru melakukan satu kali pembelian base fuel dengan jumlah sekitar 100 ribu barel atau setara 15,9 juta liter. Jumlah tersebut dinilai belum cukup untuk menopang kebutuhan nasional dalam jangka panjang, sehingga stok kembali menipis menjelang pergantian tahun. Pemerintah Klaim Proses Izin Berjalan BACA JUGA:HPN 2026, dari Ruang Redaksi ke Ruang Publik, Mengembalikan Pers pada Rakyat Menanggapi kondisi tersebut, Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menyampaikan bahwa proses perizinan impor BBM untuk sejumlah merek swasta sebenarnya sudah berjalan. Ia memastikan bahwa badan usaha telah mengajukan kuota impor BBM yang dibutuhkan untuk tahun ini. Meski demikian, konsumen masih harus bersabar. Selama proses evaluasi dan perizinan belum rampung, ketersediaan BBM swasta di SPBU, khususnya Shell, diperkirakan belum akan kembali normal sepenuhnya.SPBU Shell Kekurangan Pasokan, Ada Apa dengan Nasib BBM Swasta di Indonesia?
Selasa 10-02-2026,09:54 WIB
Reporter : Akmal
Editor : Akmal
Tags : #vivo
#spbu shell
#shell indonesia
#kementerian esdm
#impor bbm
#energi nasional
#bp akr
#bbm swasta
#bbm non pertamina
Kategori :
Terkait
Kamis 12-02-2026,14:30 WIB
Era Baru Dimulai! Kendaraan Hidrogen Diuji Jalan Juli 2026, Simak Faktanya
Kamis 12-02-2026,11:41 WIB
BBM Shell Kosong di Sejumlah SPBU, Menteri ESDM Bahlil Beri Tanggapan yang Mengejutkan
Selasa 10-02-2026,09:54 WIB
SPBU Shell Kekurangan Pasokan, Ada Apa dengan Nasib BBM Swasta di Indonesia?
Selasa 23-09-2025,08:00 WIB
Simak! Ini Daftar Perusahaan Batu Bara di Jambi yang Kena Sanksi Kementerian ESDM Gegara Abaikan Reklamasi
Minggu 09-02-2025,12:33 WIB
Usai Dijembatani Fasha-CE-Rocky, Kementerian ESDM akan Rapat Teknis Bersama Petrochina-BUMD Provinsi Jambi
Terpopuler
Senin 16-02-2026,05:00 WIB
DPR Warning! BBM dan Elpiji 3 Kg Terancam Seret Jelang Mudik 2026, Ini Sorotan Keras ke Pertamina
Senin 16-02-2026,04:05 WIB
Mobil Listrik Makin Bersinar! GAC AION Hyptec HT dan AION UT Borong Penghargaan di IIMS 2026
Senin 16-02-2026,13:36 WIB
Jangan Salah Paham! Ini 7 Perbedaan Mencolok Perayaan Imlek di Indonesia dan Tiongkok yang Jarang Dibahas
Senin 16-02-2026,13:45 WIB
Jangan Asal Begadang! Ini Pola Tidur Ideal Saat Puasa Ramadan Agar Tubuh Tetap Bugar Seharian
Senin 16-02-2026,14:07 WIB
Maextro S800 Jadi Sedan Mewah Terlaris di China, Desain Futuristiknya Anti Mainstream!
Terkini
Senin 16-02-2026,22:53 WIB
Resmi! Jam Sekolah di Kota Jambi Dipangkas Selama Ramadan 1447 H, Ini Jadwal Lengkapnya
Senin 16-02-2026,22:44 WIB
Jelang Imlek 2026, Polda Jambi Turunkan 900 Personel! Vihara & Kelenteng Dijaga Ketat Saat Long Weekend
Senin 16-02-2026,20:32 WIB
Makin Gemuk? Dokter Jelaskan Mengapa Tidur Terlalu Malam Berisiko Bikin Berat Badan Naik
Senin 16-02-2026,17:43 WIB