Membaca Arti Tarif Nol Persen Produk Amerika ke Indonesia

Senin 21-07-2025,08:30 WIB
Reporter : Risza S Bassar
Editor : Risza S Bassar

Pada akhirnya, kesepakatan ini, dengan tarif 19% yang disematkan, harus dilihat sebagai bagian dari strategi yang lebih besar.

Dengan manajemen yang cermat, fokus pada sektor-sektor strategis, pemanfaatan investasi AS untuk peningkatan kapasitas dan transfer teknologi, serta antisipasi terhadap detail "langkah non-tarif dan perjanjian komersial," Indonesia memiliki peluang emas untuk mengubah tantangan ini menjadi keuntungan yang transformatif.

Ini adalah momen bagi Indonesia untuk menunjukkan ketahanan ekonomi, kecerdikan diplomasi, dan kemampuan adaptasinya di tengah gejolak perdagangan global, memastikan bahwa perjanjian ini berkontribusi positif terhadap pembangunan ekonomi nasional.

* Pengamat Ekonomi, Sosial, Politik

Daftar Pustaka

Acemoglu, D., & Robinson, J. A. (2012). Why Nations Fail: The Origins of Power, Prosperity, and Poverty. Crown Business.

Badan Pusat Statistik (BPS). (2021). Statistik Perdagangan Luar Negeri Indonesia. Jakarta: BPS. (Asumsi data tahun 2020)

Bhagwati, J. (2002). Free Trade Today. Princeton University Press.

Borensztein, E., De Gregorio, J., & Lee, J. W. (1998). How Does Foreign Direct Investment Affect Economic Growth?. Journal of International Economics, 45(1), 115-135.

Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI). (2024). Pentingnya Sinergi Kebijakan Keamanan dan Ekonomi dalam Pembangunan Industri Pertahanan Indonesia.

Krugman, P. R., & Obstfeld, M. (2009). International Economics: Theory and Policy (8th ed.). Addison Wesley.

Media Indonesia. (2025, 16 Juli). Tarif Impor AS ke Indonesia 0 Persen, Indonesia Wajib Waspadai Neraca Dagang.

Kategori :