Di Magelang, Brigadir J Pergoki Putri Candrawathi ‘ML’ dengan Kuat Ma'ruf, Deolipa: Bukan Pelecehan..

Selasa 30-08-2022,16:37 WIB
Editor : Gita Savana

JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID – Deolipa Yumara menyebut Kuat Ma'ruf dan Putri Candrawathi sedang berhubungan badan ‘ML’ lalu ketahuan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J di Magelang.

Deolipa meyakini bahwa hal tersebut menjadi awal dari motif pembunuhan Brigadir J di rumah dinas eks kadiv propam Irjen Ferdy Sambo.

Dugaan tindakan tak senonoh itu disebutnya berhasil diketahui Brigadir J sehingga Kuat Ma'ruf dan Putri Candrawathi menjadi panik.

"Rekonstruksi hanya bisa mengungkapkan tindakan kejadian, fakta-fakta kejadian karena ada bukti-bukti kan, sama BAP. Tapi untuk motif nggak bisa, karena itu rasa malunya Putri," ujar Deolipa, dikutip dari kanal YouTube TvOneNews pada Selasa, 30 Agustus 2022.

BACA JUGA:Tekan Inflasi, Wakil Wali Kota Jambi Maulana Minta TPID Kota Catat Harga Bahan Pokok Setiap Hari

BACA JUGA:Danrem 042/Gapu Hadiri Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah

Deolipa tidak ingin lagi mendengar bahwa motif pembunuhan berasal dari Brigadir J yang melecehkan Putri Candrawathi.

"Rekonstruksi bisa (mengungkap kejadian sebenarnya), kan lokalisir di TKP tembak-tembakan itu bisa, itu rekonstruksi gunanya buat itu, tapi untuk cari motif itu kan kesaksian. Motif itu paling susah, makanya dalam perkara pembunuhan berencana ini motif jadi nggak penting, tapi harus ada," sambungnya.

Menurutnya, Brigadir J sama sekali tidak melakukan tindakan pelecehan seksual terhadao Putri Candrawtahi melainkan sopir pribadi keluarga Ferdy Sambo yakni Kuat Ma'rruf yang 'main' dengan PC.

"Motif bisa apa saja dibikin, cuma jangan sampai motifnya adalah Yosua melecehkan Putri Candrawathi, nggak ada itu. Yang ada Kuat (Ma'ruf) dan Putri ketahuan lagi making love ya kan, oleh Yosua, Yosua yang dikejar," tukasnya.

BACA JUGA:Pelatihan Kerja Resmi Dibuka, Pj Bupati Henrizal: Ini Upaya untuk Mengurangi Angka Pengangguran di Sarolangun

BACA JUGA:Gubernur Jambi Al Haris Minta Satgas Pangan Awasi Harga Barang Pokok di Pasar

"Makanya Putri buru-buru lapor ke Riki supaya dateng si Kuat buru-buru lapor ke Sambo seolah-olah Yosua adalah pelakunya, padahal Yosua ini korban," tambahnya.

Kuat Ma'ruf disebut Deolipa berada di dalam rumah di Magelang bersama Putri Candrawtahi dan bukan sedang ada di luar.

"Kuat di dalam dong, di lantai atas, kata siapa di luar rumah," paparnya.

Ferdy Sambo juga dianggap Deolipa bodoh karena sampai saat ini tidak tahu adanya hubungan terlarang antara istrinya dengan Kuat Ma'ruf.

BACA JUGA:Karang Taruna dan Mahasiswa KKN Unja Bantu Keluarga Korban Tewas Bentrok Suporter Sepak Bola di Tebo

BACA JUGA:Kamaruddin, Pengacara Brigadir J Kecewa Tak Bisa Ikut Rekonstruksi, Ini Penjelasan Polri

"Sambo itu kan menurut saya bodoh, bodoh, bodoh, Sambo itu bodoh. Makanya nggak cocok seorang Kadiv Propam di jabat oleh orang bodoh, apalagi Psikopat, setiap dengar apa-apa langsung panik," pungkas Deolipa.

"Saya baca berita-berita di media itu kan Sambo juga tukang mabuk," tuturnya menambahkan.

Selain itu, Deolipa mengatakan bahwa Ferdy Sambo juga tidak mengetahui hubungan terlarang itu karena Putri dan Kuat diyakini sama-sama saling pintar menyimpan rahasia.

Sebelumnya, Deolipa Yumara menyebut rekontruksi ulang kasus pembunuhan Brigadir J melibatkan satu saksi tuhan dan empat saksi setan.

BACA JUGA:Akhirnya, Jalan Khusus Batu Bara Pertama di Jambi Segera Dibangun, Catat Lokasinya

BACA JUGA:Persib Bandung Kalah Telak, Dibantai PSM Makassar 5-1

Meski memang dinyatakan benar menembak Brigadir J, tetapi hal itu juga bukan sama sekali sebuah tindakan yang diinginkan Bharada E.

Terlebih Bharada E juga memiliki hubungan pertemanan yang baik dengan Brigadir J semasa hidupnya.
"Kondisi Eliezer (Bharada E) ini kan satu saksi aja dia, lawan empat saksi bohong. Saksi bohong itu Putri, Kuat, Sambo, Ricki, ya kan," ucap Deolipa Yumara, dikutip dari kanal YouTube TvOneNews pada Selasa, 30 Agustus 2022.

Deolipa yakin Bharada E merupakan satu-satunya saksi yang mau jujur dalam kasus ini karema dia bersaksi atas nama Tuhan.

Sementara Putri Candrawathi, Ferdy Sambo, Bripka Ricki, dan Kuat Ma'ruf memiliki kebohongan yang jelas dan mereka tutup-tutupi.

BACA JUGA:Susul The Minions, Ganda Putri Apriyani/Fadia Melaju ke 16 Besar Japan Open 2022

BACA JUGA:Japan Open 2022, The Minions Lumat Malyasia

"Jadi empat saksi bohong pelaku kebohongan-kebohongan publik ini lawan satu saksi jujur, Eliezer. Eliezer ini saksi jujur karena di atas nama Tuhan. Sementara Putri dan lain-lain itu saksi bohong, saksi setan namanya. Evil Witness, lawan God Witness (saksi setan lawan saksi tuhan). Satu lawan empat," sambungnya.

Lalu Deolipa sudah tidak lagi mempercayai skenario-skenario yang dibuat keempat tersangka karena banyak kebohongan yang sudah terungkap jelas ke publik.

"Bisa jadi si Eliezer terpengaruh, tapi kesaksian bohong dari keempat orang ini kan sudah ada dari di Magelang mereka sudah berbohong, di skenario pertama berbohong tembak menembak," tutur Deolipa.

"Lalu skenario kedua seolah-olah ada penembakan juga berbohong, pembunuhan berencana juga berbohong. Jadi satu saksi malaikat lawan empat saksi setan, nah kalau kita mau milih siapa?," tukasnya menambahkan.

BACA JUGA:Diusir Dari TKP Rekonstruksi, Kuasa Hukum Brigadir J Kamaruddin Ancam Lapor Presiden Hingga Kemenko

BACA JUGA:Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Polda Jambi Amankan 78 Ton Solar, 48 Orang jadi Tersangka

Pada saat rekonstruksi ulang berlangsung, Deolipa mengatakan bahwa sudah tidak berarti lagi keterangan dari keempat saksi tersebut.

"Nggak berarti (keternagan empat saksi), yang paling penting adalah bukan saksi-saksi. Ini kan saksi pada jago bohong semua kan, tapi di BAP mereka berbohong atau engga, tapi yang paling penting adalah pembuktian rekonstruksi itu adalah lokasi tempat, alat-alat bukti," pungkasnya.

"Bagaimana itu dinding robek, bagaimana itu visumnya, bagaimana itu kemudian cetakan-cetakan sidik jari di pistol atau sarung tangannya, itu yang terpenting," tambah Deolipa.

Sementara itu, sebelumnya Bharada E sejak awal disebut merasa curiga 'ada main belakang' yang terjalin antara Kuat Ma'ruf dengan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

BACA JUGA:Terkait Subsidi Gaji, Pekerja Sebut Jangan Cuma PHP

BACA JUGA:Menko Airlangga Ajak ASEAN Bersatu Hadapi Ancaman Krisis Dunia

Kuat Ma'ruf yang merupakan sopir pribadi Ferdy Sambo sekaligus asisten rumah tangga (ART) diduga pernah melakukan hal yang tak senonoh bersama istri Ferdy Sambo.*

Artikel ini juga tayang di Disway.id, dengan judul Fitnah Brigadir J Berawal Saat Ibu PC Ketahuan ML dengan Kuat Ma'ruf di Magelang? Deolipa Ungkap Motifnya


Kategori :