b9

Tim Mabes Polri Datang ke Jambi, Evaluasi Peralatan Dalmas dan Peran Polisi dalam Swasembada Pangan

Tim Mabes Polri Datang ke Jambi, Evaluasi Peralatan Dalmas dan Peran Polisi dalam Swasembada Pangan

Tim Puslitbang Polri saat di Polda Jambi.-ist/jambi-independent.co.id-

JAMBI, JAMBI-INDEPENDENT.CO.IDPolda Jambi menjadi salah satu lokasi penelitian strategis yang dilakukan Tim Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri terkait kesiapan sarana pengendalian massa (Dalmas) serta peran Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Penelitian yang berlangsung mulai 2 hingga 5 Juni 2026 ini mengangkat dua tema utama, yakni “Optimalisasi Almatsus Dalmas Polri Guna Penanganan Unjuk Rasa Berpotensi Konflik Dalam Rangka Mewujudkan Harkamtibmas” dan “Peran Polri Dalam Mendukung Program Ketahanan Pangan Guna Mewujudkan Swasembada Pangan”.

Kegiatan diawali dengan pembukaan resmi di Ruang Coffee Morning Polda Jambi, Selasa 2 Juni 2026, yang dibuka oleh Karo SDM Polda Jambi Kombes Pol Handoko, mewakili Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Tim Peneliti Puslitbang Polri yang dipimpin Peneliti Ilmu Kepolisian Madya TK I Puslitbang Polri, Kombes Pol Ady Savart Panataran, beserta tim pendamping dan personel fungsi terkait di lingkungan Polda Jambi.

BACA JUGA:Bupati Anwar Sadat Hadiri HUT ke-80 Pemkot Jambi, Tanjab Barat dan Kota Jambi Teken Kerja Sama Strategis

Dalam sambutannya, Kombes Pol Handoko menyampaikan bahwa penelitian tersebut memiliki nilai penting sebagai sarana evaluasi untuk mengukur kesiapan personel, efektivitas penggunaan sarana pendukung tugas kepolisian, hingga kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kami menyambut baik pelaksanaan penelitian ini. Diharapkan seluruh peserta dapat memberikan data dan informasi yang objektif sehingga hasil penelitian dapat menjadi bahan pertimbangan pimpinan Polri dalam menyusun kebijakan yang lebih tepat dan efektif,” ujarnya.

Salah satu fokus utama penelitian adalah efektivitas penggunaan Alat Material Khusus (Almatsus) Dalmas yang selama ini menjadi perangkat utama dalam pengendalian massa saat pengamanan aksi unjuk rasa.

Peralatan tersebut meliputi helm Dalmas, tameng, tongkat, body protector, kendaraan taktis, alat perekam, senjata non-mematikan hingga alat pemadam api ringan (APAR) yang digunakan untuk mendukung tugas personel di lapangan secara profesional, humanis, dan sesuai prosedur.

BACA JUGA:Mendadak Diganti! Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Ini Sosok Penggantinya yang Dipilih Prabowo

Tim peneliti juga melakukan pemetaan terhadap sejumlah tantangan yang masih dihadapi Polri, seperti keterbatasan jumlah peralatan, kebutuhan peremajaan sarana, peningkatan kualitas perawatan, hingga penguatan kompetensi personel dalam penggunaan Almatsus.

Selain itu, penelitian juga menyoroti kontribusi Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional yang saat ini menjadi salah satu prioritas pemerintah menuju swasembada pangan.

Program tersebut diwujudkan melalui berbagai langkah konkret, mulai dari pemanfaatan pekarangan bergizi, optimalisasi lahan produktif untuk tanaman jagung, pengawasan distribusi pangan, hingga penempatan Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus) bidang pertanian di berbagai wilayah.

Tim Puslitbang Polri mengumpulkan data melalui metode kuantitatif dan kualitatif, termasuk penyebaran kuesioner kepada personel serta wawancara mendalam dengan pengguna Almatsus Dalmas dan pihak-pihak terkait.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait