b9

Pesan Keras Prabowo: Kalau Ada Aparat Tak Beres, Rekam dan Laporkan!

Pesan Keras Prabowo: Kalau Ada Aparat Tak Beres, Rekam dan Laporkan!

Presiden RI Prabowo Subianto-ist/jambi-independent.co.id-

JAKARTA, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID – Pernyataan Presiden Prabowo Subianto dalam sidang paripurna DPR RI mendadak menjadi sorotan publik.

Di hadapan para anggota dewan, Prabowo secara terbuka meminta masyarakat memanfaatkan ponsel untuk merekam perilaku aparat yang dinilai menyimpang dan melaporkannya secara langsung.

Pesan tegas itu disampaikan Prabowo saat menghadiri Rapat Paripurna DPR RI di Jakarta, Rabu 20 Mei 2026, dalam agenda penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN Tahun 2027.

Dalam pernyataannya, Prabowo menilai masyarakat saat ini sudah memiliki akses teknologi yang memadai untuk ikut berpartisipasi dalam pengawasan pelayanan publik.

BACA JUGA:Resmi Mulai Hari Ini! Diskon Tambah Daya Listrik PLN 50 Persen Dibuka, Begini Cara Klaimnya di HP

"Rakyat kita sudah punya gadget semua. Kalau ada kelakuan aparat yang tidak beres, saya minta rakyat video saja. Jangan melawan, jangan dilawan, video saja, lapor langsung ke saya," kata Prabowo.

Ucapan tersebut langsung menyita perhatian karena dianggap sebagai pesan kuat terhadap upaya membangun pemerintahan yang bersih dan terbuka.

Tak hanya menyampaikan pesan kepada masyarakat, Presiden juga memberikan instruksi langsung kepada jajaran pemerintahan, mulai dari menteri hingga pimpinan lembaga negara, untuk segera melakukan pembenahan internal.

Prabowo menegaskan tidak boleh ada toleransi terhadap praktik korupsi, penyalahgunaan kewenangan, maupun perilaku yang menghambat jalannya pemerintahan dan pertumbuhan ekonomi.

BACA JUGA:Kronologi Penangkapan 9 WNI oleh Israel di Misi Global Sumud Flotilla: Dari SOS hingga Respons Menlu

"Jangan ragu-ragu. Yang melanggar, tindak. Semua institusi pemerintah harus bekerja dengan baik. Kita harus menghilangkan korupsi, penyalahgunaan wewenang, dan praktik-praktik yang menghambat perjalanan ekonomi kita," tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga mengakui sebagian besar aparatur sipil negara (ASN) selama ini telah bekerja secara profesional dan menjalankan tugas dengan baik.

Namun menurutnya, segelintir oknum yang melakukan pelanggaran tidak boleh dibiarkan karena dapat merusak citra dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.

Karena itu, Presiden meminta seluruh kementerian dan lembaga memperkuat pengawasan internal agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih efektif dan bersih.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait