Peserta Seleksi Terbuka JPT Pratama Pemprov Jambi Lanjut ke Tahap Assessment
Ketua Panitia Seleksi Terbuka JPT Pratama Pemprov Jambi, Sukamto Satoto.-SEPTIN RITA ANDINI/JAMBI INDEPENDENT-
JAMBI, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi tahun 2026 memasuki tahapan berikutnya. Panitia seleksi resmi mengumumkan nama-nama peserta yang dinyatakan lolos seleksi administrasi, kualifikasi, dan rekam jejak untuk mengikuti lelang jabatan Eselon II di lingkungan Pemprov Jambi.
Pengumuman tersebut tertuang dalam Surat Nomor 009/Pansel.JPT Pratama/Jambi/2026 tentang Penetapan Peserta yang Memenuhi Persyaratan Kualifikasi dan Rekam Jejak Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Tahun 2026.
Sejumlah posisi strategis yang dilelang antara lain Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk, Kepala Biro Administrasi Pimpinan, hingga Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi.
Ketua Panitia Seleksi, Sukamto Satoto, mengatakan bahwa tahapan seleksi administrasi dan rekam jejak telah selesai dilaksanakan sebelum peserta dinyatakan melaju ke tahap Assessment Center.
“Pada tahapan sebelumnya dilakukan seleksi administrasi dan rekam jejak. Ada tiga peserta dari tiga jabatan yang gugur. Satu karena melebihi batas usia, satu tidak melakukan submit di sistem karier ASN, dan satu lagi tidak memenuhi persyaratan,” ujarnya saat diwawancarai, Rabu (20/5).
Ia menjelaskan, tahap Assessment Center akan dilaksanakan pada 20 hingga 21 Mei 2026 di Provinsi Riau. Pemilihan lokasi tersebut dilakukan karena lembaga asesmen di Riau telah terakreditasi A oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Karena jumlah peserta cukup banyak, tim asesmen tidak dapat datang ke Jambi. Oleh karena itu, pelaksanaan assessment dilakukan di Riau yang lembaganya sudah terakreditasi A oleh BKN,” katanya.
Setelah Assessment Center selesai, para peserta akan mengikuti tahapan penulisan makalah dan wawancara yang dijadwalkan mulai 10 Juni 2026. Seluruh nilai akan digabung sebagai penentu hasil akhir seleksi.
“Sesuai jadwal, pada 10 Juni peserta menulis makalah, kemudian 11 Juni dan seterusnya dilanjutkan wawancara hingga selesai. Nilai akhir merupakan akumulasi dari hasil asesmen, rekam jejak, wawancara, dan penulisan makalah,” jelasnya.
Sukamto menambahkan, hasil akhir seleksi terbuka diperkirakan diumumkan pada akhir Juni 2026 setelah seluruh tahapan selesai dan memperoleh rekomendasi dari BKN.
“Jika sesuai jadwal, pengumuman dilakukan pada akhir Juni karena masih menunggu rekomendasi dari BKN,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



