Duh, 13 Kepsek yang Baru Dilantik Mengundurkan Diri , Kadis Pendidikan : Alasan Lokasi Penempatan Jauh
JAUH : Suasana saat Kepsek dilantik, hanya berselang satu hari, 13 Kepsek yang baru dilantik mengundurkan diri.-Foto : Dok-jambi independent
MUARO JAMBI,JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Dunia pendidikan di Kabupaten MUARO JAMBI mendadak diguncang gelombang pengunduran diri kepala sekolah. Baru dua hari usai dilantik, sebanyak 13 kepala sekolah resmi mengajukan pengunduran diri dari jabatan yang baru mereka emban.
Ironisnya, para kepala sekolah tersebut sebelumnya baru saja dilantik oleh Wakil Bupati Muaro Jambi, Junaidi H. Mahir atau yang akrab disapa Jun Mahir, pada Senin 18 Mei 2026, bersama ratusan kepala sekolah jenjang TK, SD hingga SMP di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi.
Salah satu kepala sekolah yang mengundurkan diri adalah Rasyidi, mengaku keberatan dengan lokasi penempatan barunya yang dinilai terlalu jauh dari tempat tinggalnya.
"Alasannya saya ditempatkan sangat jauh sekali. Di Rondang sana. Dari Jambi ke Tanjung itu tiga jam, menyeberang lagi naik ketek, biayanya Rp50 ribu, sejam lagi perjalanan," kata Rasyidi saat dikonfirmasi awak media.
BACA JUGA:Bengawan Kamto, Komisaris PT PAL Divonis 6 Tahun Penjara
Sebelum dilantik menjadi kepala sekolah di SD 036 Rondang, Rasyidi mengaku menjadi Kepsek di SD 121 Mekar Jaya dan telah mendapatkan SKP selama Dua Tahun Berturut turut.
"Daripada dipindah tepat yang jauh say pilih jadi guru biasa saja, lebih nyaman,” katanya singkat.
Ia juga mengaku tidak mengetahui mekanisme penempatan saat proses pengangkatan kepala sekolah berlangsung. Menurutnya, dirinya tiba-tiba menerima keputusan pelantikan dan penempatan.
"Kalau mekanismenya kami tidak tahu. Tahunya langsung dilantik dan dipindahkan ke sana," jelasnya.
Rasyidi mengatakan, dirinya telah resmi menyerahkan surat pengunduran diri. Bahkan, saat dirinya mengajukan surat tersebut, sudah ada sejumlah kepala sekolah lain yang melakukan hal serupa.
"Saya tadi nomor dua yang mengundurkan diri. Setelah itu memang banyak juga yang mengajukan,” katanya lagi.
BACA JUGA:7 Mobil Bekas Keyless Mulai Rp70 Jutaan, Praktis Tanpa Ribet Colok Kunci
Saat ditanya apakah tetap akan bertahan jika ada permintaan dari pemerintah daerah, Rasyidi mengaku masih melihat kondisi. Namun ia menegaskan lebih memilih mundur dari pada harus bertahan di penempatan saat ini.
"Kalau sekarang tetap memilih mundur,” tegasnya lagi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



