b9

Al Haris Ajak Orang Tua Lebih Terlibat, 24 Persen Anak Jambi Butuh Figur Ayah

Al Haris Ajak Orang Tua Lebih Terlibat, 24 Persen Anak Jambi Butuh Figur Ayah

Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris menyerahkan bantuan secara simbolis kepada warga usai pelaksanaan Safari Ramadan 1447 H di Masjid Al-Ikhlas, Kota Jambi-IST-

JAMBI, JAMBI-INDEPENDNET.CO.ID – Gubernur Jambi, Al Haris menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak semata-mata diukur dari berdirinya gedung-gedung megah, tetapi lebih penting membangun karakter, moral, dan akhlak generasi muda sebagai fondasi masa depan bangsa.

Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Jambi 1447 Hijriah bersama masyarakat Kota Jambi yang berlangsung di Masjid Al-Ikhlas, Kelurahan Beliung, Kecamatan Alam Barajo, Kamis 26 Februari malam.

Dalam sambutannya, Gubernur Al Haris menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh masyarakat Jambi. Ia berharap Ramadan menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat keimanan, serta meraih ridha Allah SWT.

“Semoga kita semua diberi kesehatan dan kekuatan untuk menjalankan ibadah wajib maupun sunnah dengan penuh kekhusyukan, serta menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.

BACA JUGA:Daftar Bintara TNI AL 2026 Gelombang 2, Ini Cara dan Ketentuan Lengkapnya

Gubernur menilai bulan suci Ramadan menjadi kesempatan strategis bagi Pemerintah Provinsi Jambi untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, ulama, dan seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, pembangunan tidak bisa hanya mengandalkan kerja pemerintah semata. Diperlukan kolaborasi semua pihak agar pembangunan berjalan berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“Seluruh komponen masyarakat memiliki peran penting dalam membangun daerah. Kolaborasi antara Pemprov dan Pemkot Jambi harus terus dijaga demi menciptakan kenyamanan dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Ia juga menyebut Kota Jambi sebagai wajah utama Provinsi Jambi. Kebersihan, keramahan masyarakat, serta suasana kota yang tertib dinilai menjadi cerminan daerah secara keseluruhan.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Al Haris turut menyoroti persoalan sosial yang dinilainya perlu menjadi perhatian bersama, yakni fenomena fatherless atau anak yang kehilangan figur ayah.

BACA JUGA:Bau Mulut saat Puasa? Dokter Gigi Beberkan Penyebab dan Cara Ampuh Mengatasinya

Ia mengungkapkan data yang menunjukkan sekitar 24,80 persen anak di Jambi berada dalam kategori kehilangan peran ayah dalam kehidupan mereka.

“Dari 100 anak, sekitar 24 anak tidak mendapatkan figur ayah secara utuh. Ini berdampak pada kondisi psikologis, emosional, hingga pembentukan karakter mereka,” tegasnya.

Gubernur menjelaskan bahwa kehilangan peran ayah tidak selalu disebabkan oleh perceraian, tetapi juga bisa terjadi ketika ayah hadir secara fisik namun tidak terlibat secara emosional. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk perangkat RT dan lingkungan sekitar, untuk turut membimbing anak-anak agar terhindar dari kenakalan remaja.

Kepada awak media, Gubernur kembali menegaskan bahwa Safari Ramadan harus dimanfaatkan sebagai ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat. Kegiatan ini menjadi sarana menyerap aspirasi secara langsung serta memperkuat komunikasi dua arah.

“Pembangunan tidak akan maksimal tanpa keterlibatan masyarakat. Semua harus ikut ambil bagian,” ujarnya.
Sinergi Pemprov dan Pemkot Jambi

Sementara itu, Wali Kota Jambi Maulana menyampaikan bahwa hubungan antara Pemerintah Kota Jambi dan Pemerintah Provinsi Jambi berjalan harmonis dan penuh sinergi.

BACA JUGA:Samsung Naikkan Harga S26 hingga Rp2,5 Juta, Industri HP Masuk Fase Sulit?

Menurutnya, program pembangunan di tingkat kota telah diselaraskan dengan visi dan misi provinsi sehingga pelaksanaan program strategis dapat berjalan efektif dan terarah.

“Kolaborasi yang baik ini membuat percepatan pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat,” katanya.

Dalam tausiah yang disampaikan Pimpinan Ponpes Al Hidayah Provinsi Jambi, Hasan Basri Husin, Ramadan dimaknai sebagai momentum peningkatan ketakwaan, penyucian jiwa, dan penguatan empati sosial. Ia mengingatkan bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjaga hati dan lisan.

Usai salat Isya dan Tarawih berjamaah, Gubernur Al Haris menyerahkan bantuan sosial berupa 20 paket sembako berisi susu, biskuit, roti, dan telur melalui program ASN Peduli Stunting Provinsi Jambi. Program tersebut merupakan upaya nyata ASN dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting.

Selain itu, CSR Bank 9 Jambi menyerahkan bantuan sebesar Rp20 juta kepada pengurus Masjid Al-Ikhlas. Baznas Provinsi Jambi turut memberikan 20 paket bantuan bagi kaum dhuafa dan anak yatim. Baznas Kota Jambi juga menyalurkan bantuan kepada warga, serta bantuan pribadi dari Wali Kota Jambi sebesar Rp5 juta.

Safari Ramadan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus mempertegas komitmen pemerintah dalam membangun daerah yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait