b9

Bau Mulut saat Puasa? Dokter Gigi Beberkan Penyebab dan Cara Ampuh Mengatasinya

Bau Mulut saat Puasa? Dokter Gigi Beberkan Penyebab dan Cara Ampuh Mengatasinya

Bau mulut saat puasa terjadi karena produksi air liur menurun-ilustrasi/jambi-independent.co.id-akmal

JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Bau mulut kerap muncul saat berpuasa dan membuat sebagian orang merasa kurang percaya diri. Namun, penyebabnya ternyata bukan sekadar karena tidak makan dan minum seharian.

Dokter gigi Usman Sumantri, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia, menjelaskan bahwa kondisi tersebut terjadi karena produksi air liur menurun selama berpuasa.

“Ketika air liur berkurang, bakteri di rongga mulut lebih mudah berkembang dan memicu bau tidak sedap,” ujarnya di Jakarta, Rabu (18/2/2026), dikutip dari Antara.

BACA JUGA:Samsung Naikkan Harga S26 hingga Rp2,5 Juta, Industri HP Masuk Fase Sulit?

 

Produksi Air Liur Menurun Jadi Pemicu

Air liur berfungsi menjaga kelembapan mulut sekaligus membantu menghambat pertumbuhan bakteri. Saat berpuasa, asupan cairan yang terbatas membuat produksi air liur menurun sehingga rongga mulut menjadi lebih kering.

Kondisi mulut kering inilah yang memicu berkembangnya bakteri penyebab bau mulut.

Meski demikian, Usman menegaskan masalah ini sebenarnya bisa dicegah selama kebersihan gigi dan mulut tetap dijaga dengan baik.

BACA JUGA:1.200 Pikap Mahindra Impor dari India Tiba, Program Kopdes Merah Putih Jadi Sorotan: Otomotif Lokal Terancam?

 

Sikat Gigi Tidak Membatalkan Puasa

Ia menekankan pentingnya menyikat gigi secara teratur, minimal dua kali sehari, terutama setelah sahur dan sebelum tidur.

“Menyikat gigi saat puasa tidak membatalkan puasa, selama tidak menelan air atau pasta gigi,” jelasnya.

Selain menyikat gigi, membersihkan lidah juga sangat penting karena banyak bakteri penyebab bau mulut berada di permukaan lidah. Sela-sela gigi pun sebaiknya dibersihkan menggunakan benang gigi.

Jika diperlukan, berkumur dengan obat kumur bebas alkohol juga bisa membantu menjaga kesehatan rongga mulut.

Waktu terbaik menyikat gigi adalah setelah berbuka puasa, sebelum tidur, dan setelah sahur. Rutinitas ini membantu menekan pertumbuhan bakteri selama menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan.

BACA JUGA:Tips Jaga Gizi Anak Saat Belajar Puasa, Ini Kata Dokter Spesialis Anak

 

Perbanyak Air dan Hindari Makanan Pemicu Bau

Selain menjaga kebersihan, pola makan juga berpengaruh terhadap aroma napas.

Usman menyarankan agar makanan berbau tajam seperti petai, jengkol, dan bawang mentah dibatasi saat sahur maupun berbuka.

Minuman berkafein seperti kopi dan teh berlebihan juga sebaiknya dihindari karena dapat menyebabkan mulut kering.

Makanan tinggi gula dapat mempercepat pertumbuhan bakteri, sementara makanan berlemak bisa memperlambat pencernaan dan memperparah bau mulut.

Sebagai alternatif, konsumsi buah dan sayur dianjurkan karena dapat merangsang produksi air liur secara alami.

Tak kalah penting, perbanyak minum air putih saat sahur dan berbuka untuk mencegah dehidrasi dan mulut kering.

BACA JUGA:Kabar Gembira Pemudik! Tol Palembang–Betung Gratis Saat Lebaran 2026, Dibuka 2 Arah

 

Atasi Bibir Kering dengan Cara Tepat

Selain bau mulut, masalah lain yang sering muncul saat puasa adalah bibir kering. Kebiasaan menjilat bibir justru dapat memperparah kondisi tersebut.

Menurut Usman, air liur mudah menguap sehingga menjilat bibir hanya membuatnya semakin kering. Ia menyarankan penggunaan pelembap bibir yang aman serta memastikan asupan cairan tetap tercukupi.

 

Pentingnya Periksa Gigi Rutin

Di luar perawatan harian, pemeriksaan rutin ke dokter gigi setidaknya setiap enam bulan sekali juga penting dilakukan.

Pemeriksaan berkala membantu menjaga kesehatan gigi dan mulut secara menyeluruh, sekaligus mencegah masalah bau mulut berulang.

Dengan menjaga kebersihan mulut dan pola makan yang tepat, bau mulut saat puasa bukan lagi masalah besar.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: