b9

Awas! Masyarakat Provinsi Jambi Diminta Waspada Penyakit Akibat Banjir

Awas! Masyarakat Provinsi Jambi Diminta Waspada Penyakit Akibat Banjir

Najatul Hasanah-jai/jambi-independent.co.id-

JAMBI, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Memasuki musim penghujan, sebagian wilayah di Provinsi Jambi mulai terdampak banjir. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jambi

Masyarakat diminta agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyakit yang dapat muncul akibat banjir.

Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Provinsi Jambi, Najatul Hasanah, mengatakan air banjir dapat membawa berbagai bibit penyakit berbahaya. 

Oleh sebab itu, masyarakat diingatkan untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan agar tidak mudah tertular penyakit.

BACA JUGA:Pemprov Jambi Perintahkan Dinas Pendidikan Investigasi Aksi Siswa di SMKN 7 Tanjab Barat

“Air banjir bisa menjadi media penyebaran penyakit seperti leptospirosis, diare, infeksi kulit, hingga demam berdarah dengue (DBD). Karena itu, kami menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menjaga kebersihan diri maupun lingkungan sekitar,” kata Najatul di Jambi, Selasa 14 Oktober 2025.

Ia menjelaskan, beberapa langkah sederhana dapat dilakukan masyarakat untuk mencegah penyakit pascabanjir. 

Pertama, menjaga kebersihan diri dan lingkungan dengan mencuci tangan sebelum makan dan setelah beraktivitas, serta membersihkan sisa lumpur atau kotoran pascabanjir menggunakan disinfektan.

Kedua, mengonsumsi makanan sehat dan bergizi agar daya tahan tubuh tetap terjaga. Menurut Najatul, daya tahan tubuh yang baik menjadi benteng utama dalam menghadapi risiko penularan penyakit di musim hujan.

BACA JUGA:Simak! Ini Kronologis Pembunuhan di Desa Pematang Gajah Muaro Jambi

Selain itu, masyarakat diminta menggunakan alas kaki tertutup saat beraktivitas di daerah yang masih tergenang untuk menghindari penularan leptospirosis, yaitu penyakit yang ditularkan melalui air atau tanah yang terkontaminasi urine hewan, terutama tikus.

“Anak-anak juga sebaiknya tidak bermain di genangan air banjir, karena air kotor bisa menyebabkan berbagai penyakit kulit dan infeksi lainnya,” tambahnya.

Ia mengingatkan pentingnya mewaspadai gigitan nyamuk, karena genangan air pasca banjir dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti penyebab DBD. 

Masyarakat diminta rutin membersihkan saluran air, menutup wadah penampungan air, dan menguras tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: