Adu Taktik & Mental Baja! SMKN 2 Kota Jambi Bungkam SMAN 2 di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Jambi
Tim putri SMKN 2 Kota Jambi vs SMAN 2 Kota Jambi-andin/jambi-independent.co.id-
JAMBI, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID – Pertandingan basket putri Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Jambi kembali menyuguhkan duel ketat penuh tensi.
Tim putri SMKN 2 Kota Jambi sukses menundukkan SMAN 2 Kota Jambi dengan skor 13–8 dalam laga keras yang berlangsung di GOR Kota Baru, Jumat 6 Februari 2026.
Meski skor terlihat rendah, jalannya pertandingan justru sarat adu strategi, fisik, dan mental. Sejak tip-off kuarter pertama, kedua tim sama-sama tampil agresif namun kesulitan mengonversi peluang menjadi poin.
Pertahanan rapat dan tekanan tinggi membuat angka sangat sulit tercipta. SMKN 2 akhirnya menutup kuarter pertama dengan keunggulan tipis 1–0, keunggulan kecil yang menjadi fondasi kemenangan.
BACA JUGA:Tak Selalu Duit, KPK Ungkap Emas Kini Jadi Modus Baru Suap
Memasuki kuarter kedua dan ketiga, SMKN 2 Kota Jambi mulai menemukan ritme permainan. Mengandalkan kecepatan, transisi cepat, dan kerja sama tim, mereka mampu memecah kebuntuan pertahanan SMAN 2 yang unggul secara postur tubuh.
Beberapa kali fast break SMKN 2 berbuah poin krusial yang perlahan menjauhkan mereka dari kejaran lawan.
Di sisi lain, SMAN 2 Kota Jambi tak tinggal diam. Memasuki kuarter keempat, mereka meningkatkan intensitas serangan dan mencoba menekan lewat duel fisik di area paint.
Namun disiplin pertahanan SMKN 2 tampil solid hingga menit akhir. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 13–8 tetap bertahan untuk kemenangan SMKN 2 Kota Jambi.
BACA JUGA:Konflik Lahan Sawit di Desa Betung! Polres Muaro Jambi Bakal Tetapkan Tersangka
Pelatih basket putri SMKN 2 Kota Jambi, Dimas Billy Prasetiyono, mengaku puas dengan hasil, meski belum sepenuhnya puas dengan performa tim.
“Saya senang karena SMA 2 ini timnya keras dan posturnya besar-besar. Anak-anak kami posturnya lebih kecil, jadi kami mainkan ritme cepat. Tapi jujur, masih belum sesuai target karena masih banyak kesalahan yang harus diperbaiki,” ujarnya.
Ia menambahkan, mayoritas pemain SMKN 2 masih minim jam terbang karena didominasi siswa kelas X dan XI.
“Evaluasi ke depan penting, terutama passing dan pengambilan keputusan. Defense sudah cukup, tapi tetap harus ditingkatkan. Masih banyak yang harus dikejar,” tambahnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



