4 Hari Padamkan Api, Ratusan Personil Ditarik Dari Desa Ramin Muaro Jambi

4 Hari Padamkan Api, Ratusan Personil Ditarik Dari Desa Ramin Muaro Jambi

Selesaikan tugas, ratusan personil ditarik setelah 4 hari padamkan api-Foto : Junaidi-Jambi-independent.co.id

JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Setelah berjibaku selama empat hari melakukan pemadaman api di Desa Ramin Kecamatan Kumpeh Ulu, akhirnya ratusan personil gabungan yang diturunkan ke lokasi, ditarik.

Ditariknya personil gabungan itu dikarenakan api yang membakar lahan gambut tersebut sudah padam.

Plt Kepala BPBD Kabupaten Muaro Jambi Alias ketika dikonfirmasi menyebut jika pihaknya sudah melakukan rapat evaluasi terhadap hasil pemadaman api di sana, dan disepakati personil ditarik dari lokasi.

"Personil telah ditarik, tapi ada beberapa yang masih stan by di sana untuk memantau situasi dan kondisi," kata Alias, Minggu 3 September 2023.

BACA JUGA:Cek! Ini 10 Daftar Pinjol Tanpa Debt Collector Lapangan Terbaru 2023, Bikin Gak Was-was

BACA JUGA:Pertamina Beri Apresiasi, Satreskrim Polres Tebo Ungkap Praktik Penyalahgunaan BBM Bersubsidi

Dihari terakhir pemadaman, pihaknya masih menurunkan satu helikopter water bombing 

"Personil yang diturunkan sekitar 187 orang personil gabungan. Sekarang sudah ditarik, tinggal beberapa personil saja yang standby di lapangan guna memantau keadaan di sana," imbuhnya.

Untuk diketahui, lahan sawit milik warga di Desa Ramin Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muaro Jambi terbakar.

Belum diketahui pasti berapa luas lahan yang terbakar tersebut Namun demikian lahan tersebut milik beberapa orang masyarakat termasuk lahan milik desa atau lahan TKD.

BACA JUGA:Sering Minder, Ini 5 Zodiak Kurang Percaya Diri, Jarang Mau Tampil ke Depan

BACA JUGA:SMSI Provinsi Jambi Kunjungi KJRI Johor Bahru Malaysia, Ini yang Dibahas

Untuk memadamkan api, Danrem 042/Gapu turun langsung ke lapangan, dia ditemani Kepala BPBD Kabupaten Muaro Jambi yang mewakili PJ Bupati dan juga kepala BPBD Provinsi Jambi, Kapolsek Kumpeh Ulu dan tim lainnya. *

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: