Mengenal Ya'juj dan Ma'juj, Salah Satu Tanda Datangnya Hari Kiamat, Ini Penjelasannya

Mengenal Ya'juj dan Ma'juj, Salah Satu Tanda Datangnya Hari Kiamat, Ini Penjelasannya

Mengenal sosok Ya'juj dan Ma'juj sebagai tanda datangnya hari kiamat-Foto : ilustrasi-Net

JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID – Mengenal Ya'juj dan Ma'juj, salah satu tanda tanda datangnya hari kiamat.

 

Apa itu Ya'juj dan Ma'juj? Dikatakan Rasulullah SAW, kaum Ya'juj dan Ma'juj termasuk dalam barisan pasukan penghuni neraka. Rasulullah SAW bersabda,

 

 Allah SWT berfirman kepada Nabi Adam, “Keluarkan pasukan penghuni neraka,” Maka Nabi Adam bertanya, “Apa itu pasukan penghuni neraka?” Allah SWT berfirman, “Mereka dari setiap seribu orang, sembilan ratus sembilan puluh sembilan orang,”

Kemudian para sahabat bertanya, “Siapa yang satu ini, wahai Rasulullah?” Aku menjawab, “Bergembiralah sesungguhnya penghuni neraka itu dari kalian satu dan dari Ya'juj dan Ma'juj seribu,” (HR Bukhari).

BACA JUGA:Tragis, Proyek IPAL di Kota Jambi Makan Korban, Seorang Pekerja Tewas Kesetrum

BACA JUGA:Mendadak Masuk Partai Politik, Anak Ahmad Dhani Al Ghazali dan El Rumi Jadi Sorotan Netizen

Maka, diantara tanda kiamat, munculnya kaum Ya'juj dan Ma'juj . Dijelaskan dalam surat Al Kahfi ayat 94, Ya'juj dan Ma'juj adalah kaum yang membawa kerusakan di muka bumi.

 

Allah SWT berfirman,

قَالُوْا يٰذَا الْقَرْنَيْنِ اِنَّ يَأْجُوْجَ وَمَأْجُوْجَ مُفْسِدُوْنَ فِى الْاَرْضِ فَهَلْ نَجْعَلُ لَكَ خَرْجًا عَلٰٓى اَنْ تَجْعَلَ بَيْنَنَا وَبَيْنَهُمْ سَدًّ

Artinya: Mereka berkata, "Wahai Zulkarnain! Sungguh, Ya'juj dan Ma'juj itu (makhluk yang) berbuat kerusakan di bumi, maka bolehkah kami membayarmu imbalan agar engkau membuatkan dinding penghalang antara kami dan mereka?"

Ya'juj dan Ma'juj adalah manusia keturunan Nabi Adam AS yang tidak jauh berbeda dengan manusia sekarang. Namun kaum ini memiliki sifat jahat, serakah, suka menghasut, kejam, dan licik.

 

Kemunculan mereka memang berperan untuk menciptakan kekacauan dan kerusakan dengan takdir yang telah ditetapkan oleh Allah SWT. Hal tersebut sudah menjadi ciri khas mereka yang bahkan tidak lagi memiliki waktu untuk beribadah.

 

Mereka digambarkan sebagai kaum yang menghabiskan waktunya untuk mengumpulkan kekayaan, merusak sumber daya alam, tidak pandai bersosialisasi, dan tidak pintar dalam ilmu pengetahuan.

BACA JUGA:Waduh Gawat..!! 6 Shio Ini Diprediksi Mendadak Bangkrut, Alami Kesulitan Ekonomi, Apakah Shio Anda Termasuk?

BACA JUGA:Mengungkap Kontroversi Ponpes Al Zaytun, Ini Sosok Perempuan yang Salat Ied di Shaf Laki Laki

“Ketika melewati danau, airnya akan diminum hingga habis. Ketika bertemu manusia, ia akan membunuhnya. Ia tidak akan puas dalam hal apapun," 

Ahli tafsir Imam Ahmad memberikan gambaran mengenai kemunculan Ya'juj dan Ma'juj sebagai pertanda hari kiamat. Mereka akan turun dari gunung layaknya air bah yang mengalir dengan deras.

Dari Muhammad bin Basyar, dari Ibnu Harmalah, dari bibinya mengatakan, Rasulullah SAW pernah berkhotbah mengenai karakteristik yang dimiliki oleh kaum Ya'juj dan Ma'juj. Beliau bersabda,

 

“Kalian mengatakan, kalian tidak punya musuh. Kalian tetap akan melawan musuh kalian sehingga keluar Ya'juj dan Ma'juj yang bermuka lebar, bermata sipit, bersosok (atau berkulit kuning), akan turun dari setiap perbukitan. Seakan wajah mereka rata bagai permukaan palu," (HR Imam Ahmad).

BACA JUGA:Masya Allah, Ini Dia 7 Golongan Manusia yang Dilindungi saat Kiamat, Apakah Kamu Termasuk?

BACA JUGA:Heboh Isu Selingkuh, Akhirnya Virgoun Buka Suara, Begini Pengakuannya

Dikisahkan dalam buku yang sama dan bersumber dari sejumlah dalil, kaum ini sudah ada sebelum masa Rasulullah SAW. Menjelang wafatnya Nabi Nuh As, seluruh anaknya dipanggil oleh Nabi Sulaiman AS.

Namun, dua anaknya yang bernama Ham dan Yafits tidak memenuhi panggilan tersebut. Yafits memilih untuk berhubungan intim dengan istrinya hingga membuat Allah SWT menurunkan ganjaran pada mereka.

Yafits dan istri pun memiliki keturunan yang bernama Sannaf. Namun, terlihat keganjilan dalam sosok Sannaf ketika ia mulai tumbuh besar. Anak inilah yang kemudian disebut dengan Ya'juj dan Ma'juj.

Sannaf yang tumbuh besar pun mulai menghasilkan banyak keturunan. Bangsa keturunan Yafits ini sangat meresahkan masyarakat sekitar karena mereka menghabiskan seluruh sumber daya alam. Hingga krisis air dan makanan terjadi dan kerusakan alam semakin meluas.

BACA JUGA:Kabar Gembira! Ada Beasiswa Google Rp37 Juta untuk Kamu yang Berminat, Cek Syarat dan Ketentuannya

BACA JUGA:Pengunjung Candi Muaro Jambi Kecewa, BPCB Tak Bolehkan Bawa Makanan ke Area Candi

Allah SWT pun mengutus Nabi Zulkarnain AS untuk mengurung mereka di sebuah bangunan atau dinding yang terbuat dari tembaga dan besi. Masyarakat sekitar pun diminta untuk meninggalkan wilayah tersebut oleh Nabi Zulkarnain.

Allah juga menurunkan wahyu kepada Nabi Zulkarnain bahwa dinding yang dibuat akan terjaga kekuatannya hingga di waktu yang ditentukan Allah SWT terbuka yakni, menjelang datangnya hari kiamat kubra.

 

Sampai saat ini, keberadaan Ya'juj dan Ma'juj masih dirahasiakan oleh Allah SWT. Dikutip dari hadits yang diriwayatkan oleh Al Hakim dalam Kitab Mustadrak, Ya'juj dan Ma'juj terus meluas ke seluruh dunia.

Namun, kuasa Allah SWT telah membentengi keberadaan mereka dari kita. Hingga waktu yang tepat ketika salah seorang pemimpin mereka mengatakan kata kunci 'Insyaa Allah', maka terbukalah dinding yang mengurung Ya'juj dan Ma'juj. *


 

Artikel ini juga tayang rbtvcamkoha.com

 Dengan judul Ya'juj dan Ma'juj salah satu tanda kiamat siapa mereka

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: rbtvcimkoha.com