b9

Gagal Tangkap Pelaku, Polres Bungo Obrak Abrik Kawasan PETI di Dekat Bandara Muara Bungo

Gagal Tangkap Pelaku, Polres Bungo Obrak Abrik Kawasan PETI di Dekat Bandara Muara Bungo

Polisi hanya berhasil mengamankan peralatan PETI, dalam razia yang dilaksanakan Jumat 14 Juni 2025.-sitihalimah/jambi-independent.co.id-

MUARA BUNGO, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Polres Bungo berkali-kali menyuarakan peringatannya, agar para pelaku tambang emas ilegal atau Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) menghentikan kegiatan mereka.

Tak hanya itu, Bupati Bungo Dedy Putra bahkan telah mengeluarkan surat imbauan pada seluruh camat untuk berantas tambang emas ilegal di wilayah masing-masing.

Meski demikian, para pelaku seolah tak ambil pusing. Mereka tetap saja beraktivitas melakukan kegiatan PETI di Kabupaten Bungo

Parahnya lagi, aktivitas PETI ini bahkan ada yang tak jauh dari Bandara Muara Bungo. Di kawasan ini, tepatnya Desa Sungai Buluh, Kecamatan Pasar Muara Bungo, aktivitas PETI masih terjadi.

BACA JUGA:Bupati Muaro Jambi Lantik 56 Pejabat Baru, Tegaskan Komitmen Akselerasi Pembangunan Daerah

Mendapati fakta ini, hari Jumat tanggal 13 Juni 2025, Polres Bungo menggelar razia terhadap aktivitas PETI ini.

Sayangnya dalam razia tersebut, petugas tidak berhasil menangkap para pelaku. Ini lantaran mereka lebih dulu kabur ke dalam hutan saat penggerebekan. 

Meski demikian, aparat berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa peralatan tambang serta tiga unit sepeda motor yang ditinggalkan para pelaku.

Kapolres Bungo AKBP Natalena Eko Cahyono menjelaskan, operasi ini merupakan bagian dari upaya serius pihak kepolisian dalam memberantas aktivitas tambang ilegal yang merusak lingkungan.

BACA JUGA:BREAKING NEWS: Gubernur Jambi Al Haris Nyatakan Siap Maju Jadi Ketua Umum KONI Jambi

Terlebih lagi karena lokasinya berada di kawasan strategis yakni di sekitar bandara. “Kita lakukan penggerebekan, karena aktivitas mereka sudah sangat merusak alam, apalagi berada di wilayah objek vital, Bandara Muaro Bungo,” ujar AKBP Natalena.

Lebih lanjut, dia menegaskan pihaknya akan rutin melakukan razia serupa dan akan memanggil pemilik lahan yang diketahui digunakan untuk kegiatan ilegal tersebut. 

“Razia ini akan terus kami lakukan agar para pelaku jera dan tidak kembali melakukan aktivitas tambang ilegal. Kami juga akan memanggil pemilik lahan yang bersangkutan,” tegasnya.

Kapolres Bungo  juga mengungkapkan bahwa pihaknya tengah menggulirkan program “Zero PETI” yang dimulai dari kawasan Bandara Muaro Bungo, dan akan menyasar seluruh wilayah Kabupaten Bungo secara bertahap.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait