Dadeh Kerinci, Susu yang Mengental dalam Bambu dan Jadi Kuliner Langka

Sabtu 03-10-2026,11:40 WIB
Reporter : Zelahayani
Editor : Finarman Wira Putra

KERINCI, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID – Kerinci tak hanya dikenal dengan keindahan alam dan hasil pertaniannya. Daerah ini juga menyimpan beragam kuliner tradisional yang memiliki cara pengolahan unik. Salah satunya dadeh, olahan susu segar yang diproses hingga mengental di dalam ruas bambu.

Sekilas, dadeh terlihat seperti olahan susu biasa. Namun, cara pembuatannya menjadi pembeda. Susu segar tidak langsung diolah menggunakan wadah modern, melainkan dimasukkan ke dalam ruas bambu yang telah dilapisi daun pisang.

Setelah melalui proses pengentalan, susu berubah menjadi olahan bertekstur padat dan lembut. Dadeh kemudian dapat disantap sebagai makanan pendamping, termasuk dinikmati bersama sambal.

Dibuat dari Susu Segar dan Bambu

BACA JUGA:BPJS Ketenagakerjaan Muara Bungo Gelar Monev Agen Perisai, Dorong Percepatan UCJ

Bahan utama membuat dadeh cukup sederhana, yakni susu segar, ruas bambu, dan daun pisang.
Susu yang digunakan secara tradisional dapat berasal dari beberapa jenis ternak, seperti kerbau, sapi, kambing, domba hingga kuda.

Di Kerinci, dadeh dikenal sebagai salah satu olahan yang menggunakan susu kerbau.
Ruas bambu berfungsi sebagai wadah selama proses pengolahan. Sementara daun pisang digunakan untuk melapisi bagian dalam bambu sekaligus menjadi penutup.

Begini Cara Membuat Dadeh

1. Siapkan susu segar

BACA JUGA:Simak! Ini Jadwal Sertijab Kapolda Jambi: Irjen Widodo Segera Gantikan Irjen Krisno

Susu segar terlebih dahulu disiapkan sebagai bahan utama. Susu kemudian dipastikan dalam kondisi bersih sebelum masuk ke tahap berikutnya.

2. Siapkan ruas bambu

Bambu dipilih dan dibersihkan. Bagian dalam ruas bambu kemudian dilapisi dengan daun pisang agar susu tidak langsung bersentuhan dengan permukaan bambu.

3. Masukkan susu ke dalam bambu

BACA JUGA: Jaecoo J7 SHS-P 2026 Tawarkan Sensasi Plug-in Hybrid Berdesain Modern

Kategori :