Mabes TNI Respons Isu Siaga 1, Tegaskan Pasukan Selalu Siap Operasional

Senin 09-03-2026,04:00 WIB
Reporter : Akmal
Editor : Akmal

JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) merespons informasi yang beredar di masyarakat terkait status siaga 1 bagi seluruh jajaran TNI sebagaimana disebut dalam telegram Panglima TNI.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah menjelaskan bahwa TNI pada prinsipnya selalu menjaga kesiapan operasional untuk menghadapi berbagai dinamika situasi keamanan, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“TNI bertugas secara profesional dan responsif, yang diwujudkan dengan senantiasa memelihara kemampuan dan kekuatan agar selalu siap operasional, serta siap siaga mengantisipasi perkembangan di lingkungan strategis internasional, regional, maupun nasional,” kata Aulia kepada ANTARA, Sabtu.

BACA JUGA:Tanam Jagung 1 Juta Hektare! Kapolri Pimpin Gerakan Nasional, Polda Jambi Turun Langsung ke Lahan

Menurut Aulia, salah satu langkah yang rutin dilakukan TNI untuk memastikan kesiapan pasukan adalah melalui apel dan pengecekan kesiapan personel secara berkala.

Apel tersebut bertujuan memastikan seluruh prajurit, perlengkapan, serta alat utama sistem persenjataan (alutsista) berada dalam kondisi siap digunakan apabila dibutuhkan.

Sebelumnya, beredar di tengah masyarakat sebuah telegram Panglima TNI bernomor TR/283/2026 yang disebut berisi instruksi status siaga 1 kepada seluruh jajaran TNI.

Dalam informasi yang beredar, telegram tersebut memuat tujuh poin instruksi yang berkaitan dengan peningkatan kesiapsiagaan pasukan untuk mengantisipasi kemungkinan eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

Salah satu poin instruksi menyebutkan bahwa Panglima Komando Utama Operasi (Pangkotamaops) TNI diminta menyiagakan personel dan alutsista di wilayah masing-masing.

BACA JUGA:Tengah Malam Rumah Nenek Tunarungu Dibobol Perampok, Dipukul dan Dicekik Saat Tidur – Dua Cincin Emas Raib

Selain itu, jajaran TNI juga disebut diminta meningkatkan patroli pengamanan di sejumlah objek vital strategis dan sentra perekonomian, seperti bandara, pelabuhan laut maupun sungai, stasiun kereta api, terminal bus, hingga kantor Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Namun ketika kembali dikonfirmasi terkait kebenaran status siaga 1 sebagaimana disebut dalam telegram yang beredar tersebut, Kapuspen Mabes TNI tidak memberikan penjelasan lebih lanjut.

Meski demikian, TNI menegaskan bahwa kesiapan prajurit dan kekuatan pertahanan negara selalu dijaga sebagai bagian dari tugas utama melindungi negara dan masyarakat dari berbagai potensi ancaman.

Kategori :