JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Fenomena oversharing atau kebiasaan membagikan informasi pribadi secara berlebihan di media sosial semakin sering terjadi di era digital.
Di tengah budaya serba cepat dan kebutuhan untuk selalu “update”, hampir semua aktivitas terasa ingin dibagikan ke ruang publik. Guru Besar Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, Rose Mini Agoes Salim, mengingatkan bahwa kebiasaan ini sebenarnya bisa dicegah dengan mengedepankan empati dan kontrol diri. Psikolog yang akrab disapa Romi tersebut menegaskan tidak semua hal dalam kehidupan pribadi perlu diunggah ke media sosial. BACA JUGA:Minyakita Dijual Rp18 Ribu di Batanghari, Bulog Jambi Bereaksi Keras: Siap Putus Mitra! Menurutnya, berbagi informasi tetap dapat memberikan dampak positif apabila memiliki tujuan edukatif atau memberi manfaat bagi orang lain. “Kalau misalnya berbaginya itu edukasi, melakukan penelitian atau ceramah, mungkin itu masih punya dampak untuk orang lain. Tapi, kalau sudah yang pribadi, enggak usah terlalu diunggah. Itu ada hal yang seharusnya secara moral harus bisa membatasi orang untuk mengatakannya,” ujar Romi BACA JUGA:Masih Bingung? Ini 5 Warna Pelat Nomor Kendaraan Listrik yang Wajib Kamu Tahu Ia menekankan bahwa setiap unggahan di media sosial selalu memiliki konsekuensi. Informasi yang dibagikan bisa memunculkan beragam persepsi, bahkan berpotensi memengaruhi hubungan sosial seseorang. Tidak semua orang akan menerima atau menyetujui isi unggahan tersebut, sehingga risiko kesalahpahaman hingga konflik sosial tetap ada. “Bisa berdampak juga pada hubungan dia dengan orang-orang tertentu. Kalau oversharing itu berdampak, bisa negatif, karena belum tentu semua menerima dan setuju dengan apa yang diberikannya,” jelasnya. Romi juga menyoroti bahwa banyak orang tidak menyadari ketika sedang melakukan oversharing. Hal ini kerap dipicu oleh respons positif dari audiens, seperti komentar, perhatian, hingga notifikasi like yang memunculkan rasa senang dan dihargai. BACA JUGA:Motor Bekas Harga Miring Jelang Lebaran? Cek Dulu Biar Gak Zonk! Perasaan tersebut dapat mendorong seseorang untuk terus membagikan hal-hal pribadi tanpa mempertimbangkan dampak jangka panjang. “Kenapa kalau lagi oversharing enggak sadar, karena kadang-kadang mereka mungkin dapat tanggapan menyenangkan, ada audiens yang memperhatikan dia,” kata dia. Lebih lanjut, Romi menekankan pentingnya stimulasi moral dalam kehidupan digital. Ia menyebut adanya tujuh kebajikan utama (seven essential virtues) yang perlu diterapkan dalam keseharian, termasuk saat menggunakan media sosial. Tiga di antaranya adalah empati, kontrol diri, dan nurani. BACA JUGA:Usai Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji, Yaqut Buka Suara: ‘Saya Hanya Pikirkan Nyawa Jamaah!’ Empati membantu seseorang memahami bagaimana unggahannya dapat memengaruhi perasaan orang lain. Kontrol diri berfungsi menahan dorongan untuk membagikan semua hal secara impulsif. Sementara nurani menjadi kompas moral untuk menentukan apakah sesuatu pantas atau tidak untuk dipublikasikan. Di tengah derasnya arus informasi dan budaya digital yang instan, pesan tersebut menjadi pengingat sederhana namun penting: sebelum mengunggah sesuatu, pikirkan terlebih dahulu dampaknya. Tidak semua momen harus menjadi konsumsi publik, dan menjaga batasan justru dapat melindungi diri sendiri maupun orang lain.Fenomena Oversharing Kian Marak, Psikolog UI: Tidak Semua Hal Perlu Diposting
Selasa 24-02-2026,22:43 WIB
Reporter : Akmal
Editor : Akmal
Tags : #universitas indonesia
#rose mini agoes salim
#psikologi
#oversharing
#media sosial
#kesehatan mental
#edukasi digital
Kategori :
Terkait
Selasa 24-02-2026,22:51 WIB
Hati-Hati! Berhubungan dengan Orang Toxic Ternyata Bikin Cepat Tua
Selasa 24-02-2026,22:43 WIB
Fenomena Oversharing Kian Marak, Psikolog UI: Tidak Semua Hal Perlu Diposting
Minggu 15-02-2026,16:35 WIB
Twibbon Imlek 2026 Gratis, Desainnya Bikin Feed Makin Estetik dan Elegan
Selasa 27-01-2026,20:13 WIB
Viral Tuduhan Es Spons, 2 Aparat TNI–Polri Akhirnya Minta Maaf: Pedagang Es Jadul Dipaksa Makan Dagangannya
Senin 19-01-2026,05:34 WIB
Heboh Surat Terbuka ke Presiden dari Gubernur Al Haris soal Guru Dikeroyok, Pemprov Jambi Tegaskan Hoaks!
Terpopuler
Selasa 24-02-2026,13:09 WIB
Dugaan Dana Nasabah Raib, Bank Jambi Resmi Lapor ke Polda – Mobile Banking Masih Dimatikan
Selasa 24-02-2026,12:47 WIB
Mobil Ekspedisi Bermuatan Paket Shopee Terbakar di Lingkar Selatan Jambi, Api Berkobar Hingga Tengah Malam
Selasa 24-02-2026,12:20 WIB
Subuh Mencekam! Truk Batu Bara Terguling di Depan SPBU Tempino, Nama 'Mak Nyak' Disebut-sebut
Selasa 24-02-2026,13:02 WIB
Launching Tetap On Track! Jetour T2 PHEV Tak Terpengaruh Insiden Jagorawi
Selasa 24-02-2026,13:25 WIB
Usai Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji, Yaqut Buka Suara: ‘Saya Hanya Pikirkan Nyawa Jamaah!’
Terkini
Rabu 25-02-2026,10:54 WIB
Harga Emas Antam Anjlok Rp45.000 Hari Ini! Turun ke Rp3,023 Juta per Gram, Waktunya Beli?
Rabu 25-02-2026,09:19 WIB
Dinas Perikanan Tanjabtim dan BPJS Ketenagakerjaan Matangkan Perlindungan 2.600 Nelayan
Rabu 25-02-2026,08:00 WIB
Sikat! Pindad Siapkan Mobil Listrik Terjangkau untuk Petani, Target Serap 1 Juta Unit
Rabu 25-02-2026,07:30 WIB