b9

Hati-Hati! Berhubungan dengan Orang Toxic Ternyata Bikin Cepat Tua

Hati-Hati! Berhubungan dengan Orang Toxic Ternyata Bikin Cepat Tua

Studi terbaru mengungkap berhubungan dengan orang toxic bisa mempercepat penuaan biologis-ilustrasi/jambi-independent.co.id-akmal

JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Berada dalam hubungan yang penuh tekanan ternyata bukan hanya berdampak pada kesehatan mental, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi fisik seseorang.

Studi psikologi terbaru menemukan bahwa berhubungan dengan orang toxic dapat mempercepat proses penuaan secara biologis.

Melansir laporan dari Psychology Today, Sabtu (22/2), temuan tersebut berasal dari penelitian yang dipublikasikan di jurnal ilmiah Proceedings of the National Academy of Sciences of the United States of America.

Studi ini dipimpin oleh Byungkyu Lee dari New York University dan melibatkan lebih dari 2.300 responden di Indiana, Amerika Serikat.

BACA JUGA:Fenomena Oversharing Kian Marak, Psikolog UI: Tidak Semua Hal Perlu Diposting

 

Ukur Usia Biologis Lewat DNA

Dalam penelitian tersebut, para ilmuwan mengukur usia biologis responden menggunakan metode berbasis metilasi DNA melalui sampel air liur.

Usia biologis berbeda dengan usia kronologis. Jika usia kronologis dihitung berdasarkan tahun kelahiran, usia biologis mencerminkan kondisi tubuh yang sebenarnya, termasuk tingkat kesehatan sel dan jaringan.

Responden juga diminta menyebutkan orang-orang dalam jaringan sosial mereka yang dianggap sebagai hasslers, yaitu individu yang sering menimbulkan stres, konflik, atau kesulitan emosional.

BACA JUGA:Masih Bingung? Ini 5 Warna Pelat Nomor Kendaraan Listrik yang Wajib Kamu Tahu

 

Hampir 30 Persen Punya Relasi Toxic

Hasil penelitian menunjukkan bahwa 28,8 persen responden mengaku memiliki setidaknya satu orang toxic dalam lingkaran sosial mereka.

Bahkan, sekitar 10 persen responden memiliki dua orang atau lebih yang memberikan tekanan negatif dalam kehidupan sehari-hari.

Perempuan dilaporkan lebih banyak memiliki relasi bermasalah dibanding laki-laki. Peneliti menemukan bahwa setiap satu orang toxic dalam jaringan sosial berkaitan dengan percepatan penuaan biologis sebesar 1,5 persen.

Secara rata-rata, usia biologis mereka yang memiliki relasi toxic tercatat sembilan bulan lebih tua dibandingkan individu dengan usia sama yang tidak memiliki hubungan bermasalah.

BACA JUGA:Terungkap! Trik Rahasia Pedagang Motor Bekas Biar Suara Mesin Terasa Mulus

 

Dampak Lebih Kuat dari Keluarga dan Teman

Efek percepatan penuaan ini lebih kuat jika orang toxic tersebut berasal dari keluarga atau teman dekat. Sementara itu, pada pasangan, dampaknya relatif lebih kecil.

Peneliti menduga hal ini terjadi karena hubungan pernikahan tetap memberikan manfaat sosial tertentu, seperti mengurangi rasa kesepian atau menyediakan dukungan emosional.

Selain mempercepat usia biologis, keberadaan orang toxic juga dikaitkan dengan peningkatan peradangan dalam tubuh.

Peradangan kronis diketahui sebagai salah satu faktor risiko berbagai penyakit serius, termasuk gangguan jantung dan sistem imun.

BACA JUGA:Launching Tetap On Track! Jetour T2 PHEV Tak Terpengaruh Insiden Jagorawi

 

Jaga Jarak Demi Kesehatan

Temuan ini menjadi pengingat penting bahwa kesehatan tidak hanya dipengaruhi oleh pola makan dan olahraga, tetapi juga kualitas hubungan sosial.

Menjaga jarak dari relasi yang penuh tekanan dapat menjadi langkah preventif untuk menjaga kesehatan jangka panjang sekaligus memperlambat proses penuaan.

 

Di tengah dinamika kehidupan sosial yang kompleks, memilih lingkungan yang suportif bukan sekadar soal kenyamanan emosional, tetapi juga investasi bagi kesehatan tubuh.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: