b9

Launching Tetap On Track! Jetour T2 PHEV Tak Terpengaruh Insiden Jagorawi

Launching Tetap On Track! Jetour T2 PHEV Tak Terpengaruh Insiden Jagorawi

Jetour memastikan peluncuran T2 PHEV tetap berjalan sesuai jadwal pada semester kedua 2026-Jambi-Independent-Jetour

JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Produsen otomotif asal Tiongkok, Jetour, sempat diterpa sorotan di awal 2026 setelah satu unit T2 milik konsumen terbakar usai terlibat kecelakaan di Tol Jagorawi.

Meski demikian, insiden tersebut dipastikan tidak mengganggu agenda peluncuran produk terbaru mereka di Indonesia.

Salah satu model yang paling dinantikan adalah Jetour T2 PHEV. Varian Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) itu tetap dijadwalkan meluncur pada semester kedua 2026.

“T2 PHEV ini memang masih ditunggu oleh konsumen,” ujar Michael Budihardja, Sales Director PT Jetour Sales Indonesia, saat ditemui di ajang Indonesia International Motor Show 2026 (IIMS 2026).

Michael menegaskan bahwa jadwal peluncuran tidak berubah. “Kami tetap on schedule untuk meluncur di semester kedua tahun ini,” katanya. Namun, ia belum merinci tanggal pasti peluncuran model elektrifikasi tersebut.

BACA JUGA:Update Terbaru! Harga Mobil Hybrid Februari 2026, Palisade Paling Signifikan Naiknya

 

Berpeluang Debut di GIIAS 2026

Jika melihat kalender pameran otomotif nasional, besar kemungkinan Jetour T2 PHEV akan diperkenalkan dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show 2026 (GIIAS) yang umumnya digelar pada Juli–Agustus. Pameran ini kerap menjadi panggung utama peluncuran mobil baru dari berbagai merek.

“Belum tahu (meluncur di pameran mana), yang jelas di semester kedua,” tegas Michael.

 

Fokus Siapkan Varian Sesuai Kebutuhan Pasar

Lebih lanjut, Jetour saat ini tengah mematangkan berbagai persiapan, termasuk menentukan varian yang paling sesuai untuk pasar Indonesia.

Berdasarkan hasil survei internal, pabrikan tersebut mempertimbangkan untuk menghadirkan varian penggerak 4x2, bukan All Wheel Drive (AWD).

“Untuk variannya kami masih pelajari, tipe mana yang akan kami keluarkan untuk PHEV. Tetapi unit yang kami bawa sekarang bukan AWD, kemungkinan besar 4x2,” jelas Michael.

Menurutnya, keputusan tersebut diambil setelah mempelajari respons konsumen terhadap model sebelumnya yang langsung diluncurkan dalam varian AWD. Jetour ingin memastikan T2 PHEV benar-benar menjawab kebutuhan mayoritas konsumen Tanah Air.

BACA JUGA:Mobil Ekspedisi Bermuatan Paket Shopee Terbakar di Lingkar Selatan Jambi, Api Berkobar Hingga Tengah Malam

 

Spesifikasi Mesin Hybrid Generasi Terbaru

Berdasarkan informasi yang beredar, Jetour T2 PHEV akan dibekali mesin hybrid 1.5 TGDI generasi kelima. Mesin ini diklaim memiliki efisiensi termal hingga 44,5 persen.

Dari sisi performa, sistem tersebut mampu menghasilkan tenaga sebesar 221 hp dan torsi 390 Nm. Mesin konvensionalnya dipadukan dengan baterai berkapasitas 26,7 kWh.

Dalam kondisi tertentu, motor listriknya mampu memberikan pengalaman berkendara yang sangat senyap, mendekati sensasi mobil listrik murni.

Kombinasi efisiensi dan performa ini diharapkan menjadi daya tarik utama bagi konsumen yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan tanpa meninggalkan fleksibilitas mesin bensin.

BACA JUGA:Update Otomotif 2026: 10 Mobil Hybrid Paling Laku, Zenix Pimpin Klasemen

 

Dengan peluncuran yang tetap berjalan sesuai rencana, Jetour menunjukkan komitmennya untuk tetap ekspansif di pasar Indonesia, meski sempat diterpa isu di awal tahun. Kini, publik tinggal menantikan momen resmi debut Jetour T2 PHEV di semester kedua 2026.

 
 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: