Satukan Pemahaman Terkait Chattra Candi Borobudur, Kemenag Gandeng Jurnalis

Selasa 10-10-2023,23:51 WIB
Reporter : jambi-independent.co.id
Editor : Risza S Bassar

MAGELANG, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Kementerian Agama (Kemenag) menggandeng beragam stakeholder dalam menyatukan pemahaman terkait rencana pemerintah memasang Chattra Candi Borobudur, termasuk melibatkan media dan jurnalis.

Soal pemahaman Chattra Candi Borobudur ini, dikatakan oleh Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Supriyadi.

Kata dia, pelibatan jurnalis dalam memberikan pemahaman Chattra Candi Borobudur sangat penting khususnya pasca disepakati pemerintah pemasangan Chattra dalam Rapat Koordinasi Nasional Pengembangan Lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) di Magelang, Jawa Tengah.

Rapat Koordinasi DPSP pada Juli lalu tersebut dipimpin Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan dan dihadiri Menag Yaqut Cholil Qoumas.

BACA JUGA:Cara Bersihkan Tas Kulit Sintetis, Sediakan 7 Bahan Ini Tas Auto Kinclong Lagi!

BACA JUGA:Ditahan KPK Kasus Korupsi Suap Ketok Palu RAPBD Jambi, NasDem Berhentikan Istri Mantan Gubernur Jambi, Rahima

Kemudian sejumlah menteri diantaranya Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, Menpan RB Abdullah Azwar Anas, dan Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto.

"Kami dari Bimas Buddha Kementerian Agama mempererat hubungan dengan media dan jurnalis dengan tujuan apa yang dilakukan pemerintah tersuarakan dengan baik," kata Supriyadi saat membuka Media Gathering Keagamaan Buddha Terkait Chattra Candi Borobudur di Magelang, Senin 9 Oktober 2023.

"Sehingga tidak timbul ketidaktahuan atas gerak langkah yang telah diambil dalam memperkuat pemahaman kebijakan pemerintah terkait Chattra Candi Borobudur, " sambungnya.

Menurut Supriyadi Chattra atau payung di Puncak Stupa Utama Candi Borobudur akan menjadi salah satu kesempurnaan yang akan menambah aura spiritualitas umat Buddha.

BACA JUGA:Cara Bersihkan Tas Kulit Sintetis, Sediakan 7 Bahan Ini Tas Auto Kinclong Lagi!

BACA JUGA:Rapat Perdana Seluruh Pengurus Baru PWI, Ini Kata Ketua Hendry CH Bangun

Ia mengatakan Candi Borobudur tetap menjadi warisan dunia dan destinasi wisata favorit di Indonesia sekaligus menjadi tempat ibadah umat Buddha dunia.

"Dalam pemanfaatannya sebagai tempat ibadah umat Buddha juga harus dapat dipahami oleh masyarakat. Saya sangat berharap kegiatan ini dapat membuka wawasan para jurnalis. Pendekatan yang kami lakukan adalah nilai-nilai universal dan bukan semata ritual keagaman semata," tandas Supriyadi.

"Kami berharap suara umat Buddha didengar. Jadi ke depan tidak ada lagi pemahaman yang simpang siur. Saya berharap kita semakin menguatkan pemahaman lewat paparan dari berbagai narasumber dalam Media Gathering ini," imbuhnya.

Kategori :