Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG 3 Kg Aman Jelang Natal dan Tahun Baru

Sabtu 17-12-2022,07:47 WIB
Editor : Surya Elviza

JAKARTA, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID  - Kebutuhan BBM dan gas elpiji (LPG) 3 kg menjelang natal dan tahun baru biasanya akan mengalami peningkatan.

Untuk itu, PT Pertamina Patra Niaga menjamin stok Bahan Bakar Minyak (BBM) dan gas Elpiji aman. Khususnya stok di Sumatra Selatan (Sumsel)  menjelang Natal 2022 dan Tahun Baru 2023  (Nataru).

Seperti yang diungkapkan oleh Regional Manager Ritel Sales Pertamina Sumbagsel Awan Raharjo bahwa masyarakat tidak perlu khawatir akan kesulitan mencari BBM dan gas elpiji saat natal dan tahun baru nanti.

Alhamdulillah untuk stok BBM diempat terminal jelang perayaan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 di Sumsel aman," ungkap Awan, Jumat 16 desember 2022 usai menggelar rapat kordinasi bersama Ditreskrimsus Polda Sumsel.

BACA JUGA:Terungkap, Ini Pengakuan 9 Anggota Dishub Batanghari yang Kena OTT Polda Jambi

BACA JUGA:Polda Jambi Tangkap 12 Anggota Dishub Batanghari dan Kota Jambi karena Lakukan Pungli pada Sopir Truk

Hanya saja, pihaknya akan terus memantau stok BBM di wilayah Sumatra Selatan seperti dikutip dari JPNN.com

"Kami akan pantau trus stoknya. Seperti Suplay kami di Plaju yang mana menggunakan pipa, lalu juga RTW yang selalu mensuport suplay dari Kertapati ke Baturaja, Lubuk Linggau, Lahat, setiap hari yang selalu men suplay BBM," kata Awan.

Selain itu lanjut Awan, pihaknya juga sudah berkordinasi dengan pihak KAI untuk kelancaran suplai BBM.

"Kami juga sudah kordinasi dengan pihak KAI untuk agar suplaynya lancar," ujar Awan.

BACA JUGA:Begini Cara Daftar Program Kartu Prakerja 2023, Gampang Loh....

BACA JUGA:Catat..!! Ini Jadwal Prediksi Arus Mudik Natal dan Tahun Baru 2022

Kemudian, dari sisi kuota mulai dari pertalite, solar, maupun LPG 3 kilogram itu dalam kondisi mencukupi. 

Pada Nataru nanti diprediksi akan mengalami peningkatan sampai dengan 14 Desember secara year to date bahwa realisasi dibandingkan dengan kuota yang memang terencana pada tanggal 14 itu angkanya di 97 persen sehingga tiga persen itu bisa kami gunakan nanti menjelang puncak puncak pada aktifitas hari raya Natal atau Tahun Baru," jelas Awan.

Dia menjelaskan penggunaan Solar berada di angka 98,5 persen sehingga masih ada cadangan juga 1,5 persen.

Kategori :