Duel Panas! Xaverius 1 Bungkam Guang Ming, Drama Ketegangan Warnai Laga
SMA Xaverius 1 Kota Jambi vs SMA Sinar Bijaksana Guang Ming.-andin/jambi-independent.co.id-
JAMBI, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID – Pertandingan penutup hari ketiga Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Jambi benar-benar menyuguhkan drama penuh ketegangan.
Duel sengit antara tim basket putra SMA Xaverius 1 Jambi melawan SMA Sinar Bijaksana Guang Ming di GOR Kota Baru, berakhir dengan kemenangan Xaverius 1 dengan skor 44-31, Minggu 8 Februari 2026.
Sejak peluit awal dibunyikan, Xaverius 1 langsung tampil agresif dan tanpa kompromi. Permainan cepat serta pertahanan solid membuat mereka sukses mendominasi jalannya laga. Tekanan bertubi-tubi yang dilancarkan membuat Guang Ming kesulitan mengembangkan permainan.
Pada kuarter pertama, Xaverius 1 langsung mengambil alih kendali pertandingan. Serangan efektif mereka menghasilkan keunggulan mencolok 14-3. Guang Ming yang mencoba bangkit masih kesulitan menembus rapatnya pertahanan lawan.
Memasuki kuarter kedua, pertandingan semakin memanas. Guang Ming berusaha mengejar ketertinggalan melalui beberapa skema serangan cepat.
Namun, Xaverius 1 tetap tampil disiplin dan mampu menjaga momentum permainan. Kuarter kedua ditutup dengan keunggulan nyaman Xaverius 1 dengan skor 27-13.
Pertarungan sesungguhnya terjadi pada kuarter ketiga. Guang Ming mulai menunjukkan perlawanan sengit. Mereka berhasil memperkecil selisih angka melalui kombinasi serangan inside dan outside. Meski demikian, Xaverius 1 tetap menjaga fokus dan mempertahankan keunggulan dengan skor 30-22.
Ketegangan memuncak di kuarter terakhir. Kedua tim saling jual beli serangan yang membuat suasana GOR Kota Baru semakin bergemuruh. Dukungan penonton terus mengalir untuk kedua tim.
BACA JUGA:Comeback Gila di Kuarter Akhir! Karunia Global School Bungkam SMAN 4 Kota Jambi 29–19
Namun, mental bertanding Xaverius 1 terbukti lebih matang. Mereka sukses menutup laga dengan kemenangan meyakinkan 44-31.
Pelatih basket putra SMA Xaverius 1, Reno Agustian, mengaku bersyukur atas kemenangan yang diraih timnya. Meski begitu, ia menilai performa anak asuhnya masih jauh dari kata maksimal.
“Kalau dibilang puas, belum puas. Tapi tetap bersyukur karena dapat kemenangan. Dari performa tim, jujur belum puas. Baik pelatih maupun pemain masih merasa banyak yang harus diperbaiki,” ujar Reno.
Menurut Reno, salah satu kendala utama timnya adalah faktor mental individual pemain yang masih beradaptasi dengan tekanan atmosfer pertandingan DBL yang penuh gengsi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



