Terkait Isu Perselingkuhan Putri dan Kuat Ma'ruf, Ini Pernyataan Tegas Komjen Agus Andrianto

Selasa 06-09-2022,09:32 WIB
Editor : Surya Elviza

JAKARTA, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Isu perselingkuhan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi dengan Kuat Ma'ruf kuat beredar. Terkait hal ini, Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto akhirnya buka suara.

Drinya menepis soal adanya pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat terhadap Putri Candrawathi pada tanggal 7 Juli 2022.

Justru awalnya, Komjen Agus menduga justru Putri Candrawathi yang memiliki hubungan gelap dengan sopir pribadinya, Kuat Ma'ruf lalu diketahui oleh Brigadir J.

Namun setelah mendapatkan keterangan beberapa saksi, isu perselingkuhan Putri dan Kuat tidak ditemukan bukti kuat.

BACA JUGA:7 Anggota Geng Motor di Jaluko Dibebaskan, Kok Bisa?

BACA JUGA:3 Rumah Sakit di Muara Bungo Bisa Antrean Online Lewat Mobile JKN

Katanya, sebelum kejadian pembunuhan berencana Brigadir J di Duren Tiga, Kuat Ma'ruf baru masuk kerja setelah Pandemi Covid-19.

"Kalau isu dengan Kuat kok jauh ya. Karena Kuat baru seminggu masuk setelah hampir dua tahun karena Pandemi Covid-19 (Kuat dikabarkan terpapar Covid).

"Hal ini terkonfirmasi saksi-saksi lainnya," terang Agus Andrianto kepada wartawan Senin 5 September 2022.

Kendati begitu, kasus dugaan pelecehan seksual yang dialami Putri Candrawathi di Magelang membuat tim penyidik kerepotan karena minimnya bukti.

BACA JUGA:Harga BBM Naik, Sejumlah Sembako di Pasar Sengeti Kabupaten Muaro Jambi juga Merangkak Naik

BACA JUGA:Nikita Mirzani sebut Kasus Nindy Ayunda Seperti Kasus Ferdy Sambo


Agus mengatakan, kasus dugaan pelecehan seksual ini dapat diproses jika memang ditemukan adanya bukti terbaru.

Menurut Agus, jika memang Putri Candrawathi mendapat tindakan buruk dari Brigadir J, seharusnya baik Putri maupun Sambo dapat langsung melaporkan perkaranya ke kepolisian setempat.

"Sayangnya, mereka tidak melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian (Polres). Sehingga ada olah TKP dan pengambilan bukti-bukti terkait kejadian tersebut," terang Agus.

Jenderal Bintang Tiga ini kembali menegaskan perkataan lalunya, kalau peristiwa pelecehan seksual ini hanya diketahui oleh Allah SWT,. Putri dan Brigadir J.

BACA JUGA:Nikuba Hidrogen, Alternatif Pengganti BBM, Begini Cara Kerjanya

BACA JUGA:Siapa Membunuh Putri (3) - Kepiting Saus, Anak-anak Panti, dan Sensor Berita

"Saya pernah ungkapkan yang tahu hanya Allah, PC dan almarhum J yang tahu pastinya," katanya.

Agus mengatakan, tugasnya hanya melakukan penyelidikan berdasarkan adanya keterangan saksi dan bukti yang ada.

"Kebenaran hakiki hanya milik Allah SWT. Kebenaran duniawi tentu didasari atas keterangan saksi-saksi dan bukti," lanjutnya.

Agus menegaskan, sejauh ini dari hasil penyelidikan dan naluri penyidik, sebab terjadinya pembunuhan berencana Brigadir J ini karena masalah kehormatan.

BACA JUGA:Korupsi Dana Simpan Pinjam Perempuan PNPM di Tebo, Segini Kerugian Negara Menurut Ahli

BACA JUGA:Jefri Nichol Minta Maaf soal Pernyataannya tentang Anak Ferdy Sambo

Sayangnya lagi, Agus tak merinci apa maksud dari masalah kehormatan yang dialami Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo.

"Naluri kami sebagai penyidik senior lah apa yang terjadi, ya menyangkut kehormatan sebagaimana disampaikan oleh Dirtipidum (Brigjen Pol Andi Rian Djajadi) beberapa waktu lalu," tukasnya.

Sebelumnya juga Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan akan melakukan pendalaman soal adanya pelecehan atau perselingkuhan.

Dua perkara ini yang tengah didalami oleh tim penyidik yang dipimpin oleh Komjen Agus.

BACA JUGA:Kembali Bermain di Ikatan Cinta, Penggemar Arya Saloka Heboh...

BACA JUGA:Korupsi Dana Simpan Pinjam Perempuan PNPM di Tebo, Segini Kerugian Negara Menurut Ahli


Sementara,  Deolipa Yumara mengendus adanya rencana busuk yang memang sudah dirancang Kuat Ma'ruf dan Putri Candrawathi untuk Brigadir J.

Rencana busuk itu diduga Deolipa dilancarkan saat Kuat Ma'ruf dan Putri Candrawathi ketahuan Brigadir J tengah gendong-gendongan di rumah Magelang.

Berdasarkan informasi yang didapat dari Bharada E, Deolipa menyebut Putri Candrawathi dan Kuat Ma'ruf sudah ketahuan basah Brigadir J main gendong-gendongan.

Karena sudah ketahuan, Deolipa meyakini Kuat Ma'ruf dan Putri Candrawathi memainkan skenario busuk dengan membuat Ferdy Sambo marah dengan cerita palsu.

BACA JUGA:Cek Harga Tiket Konser TXT di Jakarta dan Cara Pembeliannya, Dibuka 6 September 2022

BACA JUGA:Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Melayu Jambi

"Si Kuat (Ma'ruf) dan Putri ini ketahuan, nah sudahlah mungkin 'dimatiin' aja nih si Yoshua (Brigadir J)," kata Deolipa, dikutip dari tayangan video di kanal YouTube TvOneNews pada Kamis, 1 September 2022.

"Akhirnya Sambo dipanas-panasin, memprovokasi Sambo, timbulah pembunuhan berencana itu, itu alasan kenapa si Putri termasuk dalam pembunuhan berencana juga," tuturnya menambahkan.

Deolipa menceritakan bahwa saat itu di rumah Magelang hanya tersisa empat orang, di antaranya adalah Brigadir J, Susi (ART), Kuat Ma'ruf (ART), Putri Candrawathi.

Sedangkan dua orang lainnya yakni Bharada E dan Bripka RR sedang keluar untuk mengantarkan makanan ke sekolah anak Ferdy Sambo.

BACA JUGA:MotoGP San Marino: Franceso Bagnaia Raih Kemenangan Keempat Berturut-Turut

BACA JUGA:Ini Kronologi Polisi Tembak Polisi di Lampung Tengah yang Tewaskan Aipda A Karnain

Lalu Deolipa mengatakan Kuat dan Putri 'main bareng' di lantai atas, Brigadir J ada di lokasi yang sama. Sementara Susi ada di lantai bawah.

"Susi ngga ikutan karena dia di bawah. Nah tinggal tiga kan, tapi yang dua ini (Kuat dan Putri) sepakat ngebunuh si Yosua (Brigadir J), itu saja logikanya," paparnya.

Bharada E juga sempat menceritakan kecurigaan yang ia miliki saat Deolipa Yumara masih menjadi pengacara sang tersangka.

Kata Si Eliezer 'saya curiga Bang, ada sesuatu antara Kuat dan Putri'. Aroma-aroma (hubungan terlarang) itu sebenernya mereka (Bharada E dan Brigadir J) sudah tahu," ujar Deolipa.

BACA JUGA:Aipda Ahmad Karnaen Merenggang Nyawa Ditangan Rekannya, Sempat Teriak Minta Tolong

BACA JUGA: Zodiak Kamu, 6 September 2022, Cancer, Hari ini Anda Mungkin Mendapatkan Pujian dari Perusahaan

Viral video salah satu tersangka kasus pembunuhan berencana Brigadir J, yakni Kuat Ma'ruf tertawa lepas saat sedang menjalani rekonstruksi.

Kuat Ma'ruf terlihat dengan jelas tertawa cnegengesan saat rekonstruksi di Duren Tiga berlangsung.

Video Kuat Ma'ruf tertawa lepas saat rkeonstruksi diunggah ulang oleh akun Twitter bernama @chief_life24 pada Rabu, 31 Agustus 2022 kemarin.

Terlihat Kuat Ma'ruf sedang duduk santai dengan mengenakan baju tersangka berwarna orange.

BACA JUGA:Felicia Aulia, Siswi SMAN 3 Jambi Masuk 22 Besar Kompetisi AHM Best Student Nasional 2022

BACA JUGA:Airlangga : end to end untuk Talenta Digital Tanah Air

Sementara disampingnya, tak jauh dari Kuat Ma'ruf ada seorang tersangka pembunuhan lainnya, yakni Bripka Ricky Rizal (RR).

Awalnya Kuat Ma'ruf tampak tidak mengenakan masker, tetapi tak berselang lama ia mengenakan maskernya kembali.

Beberapa detik setelahnya, Kuat Ma'ruf terlihat tertawa lepas saat rekonstruksi berlangsung.

Hanya saja tawa Kuat Ma'ruf itu tidak berlangsung lama karena saat sadar kamera ia seakan langsung terdiam.

BACA JUGA:Ramalan Karier Berdasarkan Zodiak, Taurus, Keberuntungan Sedang Menghujani Anda

BACA JUGA:Optimalkan Pembinaan Kemandirian, Warga Binaan Lapas Bangko Mendapatkan Pelatihan Dari BLK Merangin

Mata Kuat Ma'ru menatap jelas ke arah kamera dan langsung duduk terdiam untuk menghentikan tawa lepasnya.

Video itu pun viral setelah mendapat 260 retweet, 135 tweet kutipan, dan 1,703 likes.

Sejumlah netizen yang melihat Kuat Ma'ruf tertawa menjadi geram, banyak yang menilai sang pria tidak punya hati karena sudah membunuh Brigadir J.

"Udh jd tersangka pembunuhan masih bisa-bisanya ketawa-ketiwi," tulis salah seorang netizen.

BACA JUGA:Arsenal Tetap di Puncak Klasemen Liga Inggris, Manchester United Naik Kelima Besar

BACA JUGA:Korupsi Dana Simpan Pinjam Perempuan PNPM di Tebo, Segini Kerugian Negara Menurut Ahli

"Gpp pak ketawa aja dulu... mumpung masih bisa ketawa. Pengadilan diakhirat lebih besar," sahut netizen lain.

"Hehe gapapa pak ketawa aja, mumpung didunia cuma dapet sanksi sosial. tapi di akhirat pengadilan Allah adil untuk semua makhluknya," tutur netter lainnya.

"Gimana ga ketawa habis gendong gendongan Ama Bu PC dia ngomporin pak Sambo buat bunuh brig j terlaksana ya puas mungkin niat dia tercapai," kata netizen.  (Dimas/disway.id)

Artikel ini juga tayang di disway.
Dengan judul komjen agus andrianto beri keterangan tegas soal isu perselingkuhan putri dan kuat saya pernah ungkapkan

Kategori :