Ketua Forum Guru Honorer Jambi Sebut Kerja Mereka Lebih Banyak dari Guru PNS

Jumat 05-08-2022,17:25 WIB
Editor : Jambi Independent

JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Forum Guru Honorer gencar untuk terus berjuang. Tujuan utama mereka ialah mendapatkan kebijakan dari pemerintah, agar bisa lulus PPPK guru dan kejelasan guru honorer tahun 2023. 

Pasalnya Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) akan menghapus tenaga honorer mulai tahun depan. Hal ini menjadi kabar buruk bagi honorer di Jambi, dan menjadi perjuangan Forum Guru Honorer Jambi agar memperjelas nasib mereka.

“Yang kami takutkan tahun 2023 honorer akan dihapus, sehingga nasib kami akan dikemanakan,” kata Nito Ketua Forum Guru Honorer Provinsi Jambi, Jumat 5 Agustus 2022.

"Agenda hari ini adalah audensi bersama DPRD komisi III berkaitan dengan pembukaan formasi PPPK yang masih tidak jelas. Guru honorer di Provinsi Jambi berjumlah 4.470, sedangkan formasi yang diterima hanya 108,” kata dia.

BACA JUGA:Ditombak Penjahat, Johan Silaen dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa, Jadi Kompol 

BACA JUGA:Bli55ful Years, Honda Sinar Sentosa Jambi Rayakan Anniversary ke 55 Tahun

Jumlah ini menurut Nito, sangat sedikit. Hanya dua pesen dari total penerimaan. Mereka juga ingin menyampaikan perlakuan antara guru honorer dan PNS berbeda. 

Saat adanya kebijakan dari pemerintah, guru PNS diutamakan sedangkan honorer dinomor duakan. Sementara, dalam hal kerja, guru honorer lebih banyak dari pada PNS. 

Selanjutnya mereka menuntut kenaikan gaji guru honorer Jambi yang terbilang tertinggal dari provinsi lainya yang ada di Indonesia. 

“Kami dari forum guru honorer akan terus berjuang. jika tidak ada tindakan lanjutan dari pemerintah, maka kami akan melakukan orasi di gedung DPRD atau kantor gubernur. Bisa jadi sampai mogok gajar,” tegas Nito.

BACA JUGA:Airlangga Ungkap Pertumbuhan Ekonomi Q2 Triwulan 2 Tahun 2022 Capai 5,44 Persen

BACA JUGA:Sidak ke 2 Tempat, Ini yang Disampaikan Pj Bupati Muaro Jambi Bachyuni Deliansyah

Tak lama, para guru SMA, SMK serta SLB ini melakukan audiensi mengenai penerimaan PPPK di Gedung DPRD Provinsi Jambi.

Sebelumnya, Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jambi Fadli Sudria mengatakan forum guru honorer meminta memperbanyak penerimaan PPPK. 

Sejauh ini dari informasi terakhir yang belum final, Fadli menyebut penerimaan PPPK hanya 150 orang untuk akhir tahun ini. "Pembagiannya 108 untuk guru SMA/SMK dan SLB serta tenaga kependidikan. Serta lebihnya 42 untuk formasi tenaga kesehatan," katanya.

Kategori :