b9

Pemkab Tebo Terima Peralatan Hibah BLK Senilai Rp 650 Juta

Pemkab Tebo Terima Peralatan Hibah BLK Senilai Rp 650 Juta

HIBAH: Peralatan hibah BLK senilai rp 650 juta, baru tiba di Tebo.-Ihwan Sahri/Jambi Independent-

MUARATEBO, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Peralatan hibah Balai Latihan Kerja (BLK) dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jambi kini telah tiba di Kabupaten Tebo. Sejumlah alat bantuan untuk menunjang pelatihan kerja masyarakat tersebut saat ini berada di Kantor Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Koperasi (Disnakertranskop) Kabupaten Tebo, sementara sebagian lainnya untuk sementara dititipkan di rumah dinas Bupati Tebo.

Penempatan sementara itu dilakukan karena Pemerintah Kabupaten Tebo masih menunggu pembangunan gedung BLK rampung, sehingga seluruh peralatan nantinya dapat ditempatkan sesuai kebutuhan dan standar operasional.

Kepala Disnakertranskop Kabupaten Tebo melalui Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja (Penta), Nofri Zamhar, mengatakan bantuan hibah tersebut merupakan hasil kesepakatan antara Disnakertrans Provinsi Jambi dan Disnakertranskop Kabupaten Tebo.

BACA JUGA:Buntut Pengeroyokan Kakak Kelas di SMPN Tebo: Orang Tua Resmi Lapor ke Polres, Minta Keadilan untuk Anaknya

“Setelah dilakukan penandatanganan kesepakatan antara Disnakertrans Provinsi Jambi dan Disnakertranskop Tebo, ada sebanyak 14 item peralatan BLK yang diserahkan kepada Kabupaten Tebo,” ujar Nofri.

Ia menjelaskan, sejumlah peralatan yang telah diterima di antaranya mesin press, mesin bubut, mesin potong plat, travo, mesin jahit, hingga genset. Bahkan, menurutnya, genset awalnya tidak termasuk dalam daftar utama hibah, namun akhirnya ikut diambil setelah pihak kabupaten diberi kesempatan memilih tambahan alat yang tersedia.

“Salah satu alat yang kita terima, seperti mesin press, mesin bubut, mesin potong plat, travo, mesin jahit, serta genset. Awalnya genset tidak ada, tetapi karena disuruh memilih, maka kita ambil juga,” katanya.

BACA JUGA:Deg-degan Tapi Bersyukur! Ini Kisah Suci Gina Aurelia, Siswi SMP Tebo yang Jadi Jemaah Haji Termuda Jambi 2026

Meski demikian, tidak seluruh peralatan hibah langsung dibawa ke Kabupaten Tebo. Beberapa alat berukuran besar dan bernilai tinggi sementara masih ditunda pengambilannya karena membutuhkan lokasi permanen dan teknisi khusus untuk pemasangan.

“Ada beberapa alat yang belum bisa kita ambil karena tempatnya belum tersedia. Selain itu, pemasangannya harus permanen dan membutuhkan teknisi khusus. Nilai alatnya mencapai ratusan juta rupiah, jadi sementara ditunda dulu,” jelasnya.

Nofri menambahkan, apabila pembangunan gedung BLK Kabupaten Tebo telah selesai dan belum ada daerah lain yang mengajukan permintaan terhadap alat tersebut, maka pihaknya akan kembali mengajukan pengambilan peralatan tambahan itu.

BACA JUGA:Duh, 13 Kepsek yang Baru Dilantik Mengundurkan Diri , Kadis Pendidikan : Alasan Lokasi Penempatan Jauh

Menurutnya, total nilai hibah peralatan BLK yang diterima Kabupaten Tebo mencapai lebih dari Rp650 juta. Seluruh aset tersebut juga telah tercatat dalam data aset Pemerintah Provinsi Jambi dengan perhitungan nilai penyusutan yang telah ditetapkan.

Sementara itu, pembangunan gedung BLK Kabupaten Tebo saat ini telah memasuki tahap tender dan proses pengerjaannya diserahkan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

“Pembangunan gedung BLK sekarang sudah masuk tahap tender. Pelaksanaannya ditangani Dinas PUPR. Setelah gedung selesai, baru kita kondisikan penempatan alat-alatnya. Minimal nantinya tersedia tiga gedung,” imbuh Nofri.

BACA JUGA:Gubernur Jambi Bahas Pembangunan Jalur Kereta Api Batu Bara Bungo-Kemingkig dengan Kemenhub

Terkait kondisi dan kelayakan alat hibah yang diterima, Nofri mengaku pihaknya belum dapat memastikan secara detail karena proses peralihan aset dilakukan berdasarkan data nilai penyusutan dari Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Provinsi Jambi.

“Soal layak atau tidaknya alat hibah tersebut, saat proses peralihan kami belum bisa memastikan secara keseluruhan karena mengacu pada data aset dan nilai penyusutan dari Bakeuda Provinsi Jambi,” pungkasnya.



Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait