Jalan Padang Lamo Dikeluhkan, DPRD Provinsi Jambi Minta Jadi Prioritas
Anggota DPRD Provinsi Jambi, Dapil Bungo–Tebo, Eka Madjid Muaz.-ist/jambi-independent.co.id-
JAMBI, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Kondisi Jalan Padang Lamo yang menjadi penghubung utama enam kecamatan di wilayah Bungo–Tebo kembali menuai sorotan. Jalan tersebut dinilai mengalami kerusakan cukup parah dan selama ini hanya dilakukan perbaikan sementara.
Anggota DPRD Provinsi Jambi, Dapil Bungo–Tebo, Eka Madjid Muaz, menyebut perbaikan Jalan Padang Lamo kerap menjadi isu yang mencuat saat masa pemilihan Kepala Daerah, namun realisasinya belum maksimal.
“Jalan ini merupakan jalur utama penghubung enam kecamatan sekaligus jalur alternatif lintas Sumatera. Selama ini perbaikannya seperti ban bocor, tambal sana-sini,” ujarnya.
Ia menjelaskan, para anggota DPRD dari dapil Bungo–Tebo, khususnya tujuh orang perwakilan dari Kabupaten Tebo, terus menerima masukan, saran, hingga kritik dari masyarakat terkait kondisi jalan tersebut.
BACA JUGA:Ketua DPRD Jambi Apresiasi Program Kota Jambi Bahagia Bershalawat
Menurut Eka, persoalan ini sudah dibahas di tingkat komisi hingga Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Jambi. Pihaknya mendorong agar perbaikan Jalan Padang Lamo masuk dalam agenda prioritas pemerintah daerah.
“Kami minta ini menjadi agenda serius dan prioritas. Kami juga sudah mengusulkan agar pagu indikatifnya bisa dimasukkan pada 2027,” katanya.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jambi, Al Haris, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) terkait penanganan jalan tersebut.
“Kita sudah minta ke Balai Jalan, ada dua slot yang kita ajukan. Kalau bisa dimasukkan di 2026 ini, kalau belum memungkinkan akan kita dorong masuk di APBD 2027,” ujar Al Haris.
BACA JUGA:Pembunuh Ibu Rumah Tangga di Talang Bakung yang Gasak Pajero Sport Dituntut 18 Tahun Penjara
Ia menambahkan, realisasi perbaikan jalan akan disesuaikan dengan kondisi kemampuan keuangan daerah. Pemerintah Provinsi Jambi, kata dia, tetap berupaya agar penanganan jalan strategis tersebut bisa segera terealisasi.
“Kita sesuaikan dengan kondisi keuangan, tapi ini tetap menjadi perhatian kita,” pungkasnya. (*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




