JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Membeli motor bekas memang bisa jadi solusi hemat. Namun, di balik harga yang lebih terjangkau, ada risiko yang perlu diwaspadai.
Selain mengecek tampilan fisik dan kelengkapan surat-surat, kondisi mesin menjadi aspek krusial yang tak boleh luput dari perhatian.
Pasalnya, tak sedikit oknum pedagang nakal yang mengakali kondisi mesin agar terdengar lebih halus saat dites calon pembeli. Tujuannya jelas, supaya motor terlihat prima dan lebih cepat laku di pasaran.
BACA JUGA:Usai Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji, Yaqut Buka Suara: ‘Saya Hanya Pikirkan Nyawa Jamaah!’
Modus Bikin Mesin Terdengar Halus
Zila Motor melalui Kepala Mekaniknya, Ucok, membocorkan sejumlah modus yang kerap ditemui di lapangan.
“Modusnya sering ditemui ketika habis beli motor lalu dilakukan pengecekan di bengkel ini,” ujar Ucok kepada Motor Plus.
Menurutnya, salah satu cara yang paling umum dilakukan adalah menggunakan oli mesin yang lebih kental dari spesifikasi yang dianjurkan pabrikan. Bahkan, ada juga yang sengaja menambahkan volume oli melebihi takaran normal.
“Banyak yang sengaja menggunakan oli lebih kental dari seharusnya, lalu volumenya ditambah,” jelas Ucok.
Oli yang lebih kental memang bisa meredam suara kasar pada komponen mesin untuk sementara waktu. Namun, efeknya hanya sesaat dan berpotensi menimbulkan masalah lain jika digunakan tidak sesuai spesifikasi.
BACA JUGA:Dugaan Dana Nasabah Raib, Bank Jambi Resmi Lapor ke Polda – Mobile Banking Masih Dimatikan
Ada yang Sampai Masukkan Benda Asing
Lebih parah lagi, Ucok mengungkapkan adanya praktik ekstrem yang dilakukan demi menyamarkan suara mesin kasar.
“Parahnya sampai ada yang dengan sengaja memasukkan benda agar menutupi suara kasar pada mesin,” ungkapnya.
Praktik tersebut tentu sangat berisiko karena dapat merusak komponen internal mesin dalam jangka panjang. Konsumen yang tidak teliti bisa saja baru menyadari masalah setelah motor digunakan beberapa waktu.
BACA JUGA:Mobil Ekspedisi Bermuatan Paket Shopee Terbakar di Lingkar Selatan Jambi, Api Berkobar Hingga Tengah Malam
Sulit Dideteksi, Pembeli Harus Teliti
Ucok menambahkan, untuk mengetahui apakah motor sudah diakali memang tidak mudah, apalagi bagi orang awam. Karena itu, calon pembeli disarankan lebih cermat saat melakukan pengecekan.
Beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain:
-
Mengecek kondisi dan volume oli mesin sebelum membeli.
-
Mendengarkan suara mesin saat kondisi dingin dan panas.
-
Melakukan test ride untuk merasakan performa mesin secara langsung.
-
Membawa mekanik terpercaya saat survei motor bekas.
“Calon konsumen harus lebih teliti dalam melakukan pengecekan,” tegasnya.
BACA JUGA:Update Terbaru! Harga Mobil Hybrid Februari 2026, Palisade Paling Signifikan Naiknya
Jangan Tergiur Mesin Halus Semata
Suara mesin yang terdengar halus memang menggiurkan. Namun, hal itu tidak selalu menjadi jaminan kondisi mesin benar-benar sehat. Bisa jadi, suara tersebut hanya hasil “polesan sementara”.
Karena itu, pembeli motor bekas disarankan tidak hanya fokus pada tampilan luar dan harga miring. Pemeriksaan menyeluruh, termasuk riwayat servis dan kondisi komponen internal, wajib dilakukan agar tak menyesal di kemudian hari.
Dengan kewaspadaan ekstra, risiko tertipu motor bekas bermasalah pun bisa diminimalkan.