BBM Diesel Non-Subsidi Naik, Harga Pajero dan Fortuner Bekas Anjlok Drastis
Rekomendasi 5 mobil diesel keluarga paling tangguh dan irit di Indonesia-jambi-independent-Akmal
JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis solar seperti Pertamina Dex dan Dexlite berdampak langsung pada pasar mobil bekas, khususnya segmen SUV diesel.
Dua model populer, yakni Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero Sport, dilaporkan mengalami penurunan harga cukup signifikan.
Penurunan ini terjadi akibat menurunnya minat pembeli terhadap kendaraan bermesin diesel non-subsidi. Biaya operasional yang meningkat membuat banyak calon konsumen memilih menunda atau bahkan membatalkan pembelian mobil diesel bekas.
BACA JUGA:Banyak yang Salah Paham! Ini Perbedaan Mild Hybrid dan Full Hybrid
Dampaknya, stok kendaraan di berbagai showroom menumpuk. Para pedagang pun terpaksa menurunkan harga jual agar unit cepat terjual, bahkan hingga mencapai Rp40 juta.
Seorang tenaga penjual di showroom Jaya Motor Tangerang, Wahyu, mengungkapkan bahwa stok Fortuner bekas saat ini cukup banyak dan sulit terserap pasar.
"Stok mobil bekas Fortuner masih banyak akibat BBM diesel naik, akhirnya kita turunkan harga jual sampai Rp40 juta supaya cepat laku," ujarnya.
Sebagai contoh, Toyota Fortuner 2.4 VRZ AT tahun 2021 yang sebelumnya dijual sekitar Rp440 juta, kini dilepas di kisaran Rp400 juta dengan kondisi pajak hidup.
BACA JUGA:Motor Listrik Gesits G1 DLX Tahun 2026 Meluncur, Simak Harga dan Spesifikasinya
Penurunan harga juga terjadi pada Mitsubishi Pajero Sport. Di salah satu showroom di Jakarta, harga Pajero Sport Dakar 4x2 tahun 2021 turun dari Rp470 juta menjadi sekitar Rp450 juta.
Pemilik showroom Kurnia Jaya di Jelambar, Yulius, menyebutkan bahwa meskipun terjadi penurunan harga, minat terhadap SUV diesel belum sepenuhnya hilang.
"Memang turun, tapi masih ada yang cari karena mobil diesel dikenal tangguh," ujarnya.
Fenomena ini menjadi peluang bagi konsumen yang ingin membeli mobil bekas dengan harga lebih terjangkau. Namun, calon pembeli tetap perlu mempertimbangkan biaya operasional yang lebih tinggi akibat kenaikan harga BBM diesel.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


