PB Djarum
b9

Pemprov Jambi Bagikan Rp19 Miliar untuk 666 Rumah Ibadah dan Sekolah Keagamaan, Begini Mekanismenya

Pemprov Jambi Bagikan Rp19 Miliar untuk 666 Rumah Ibadah dan Sekolah Keagamaan, Begini Mekanismenya

Ilustrasi. Pemprov Jambi siapkan dana untuk rumah ibadah dan sekolah keagamaan.-ist/jambi-independent.co.id-

JAMBI, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kehidupan keagamaan masyarakat.

Melalui Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Pemprov Jambi mengalokasikan anggaran lebih dari Rp19 miliar untuk membantu pembangunan dan peningkatan fasilitas rumah ibadah serta lembaga pendidikan keagamaan di seluruh wilayah Provinsi Jambi pada Tahun Anggaran 2026.

Bantuan tersebut akan disalurkan kepada sebanyak 666 rumah ibadah dan lembaga pendidikan keagamaan yang telah melalui proses verifikasi dan validasi secara ketat.

Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Jambi, Amrulsyah, mengatakan bahwa seluruh penerima bantuan telah melalui tahapan survei lapangan, verifikasi administrasi, hingga validasi kelayakan berdasarkan proposal yang diajukan masyarakat sejak tahun 2025.

BACA JUGA:Kabar Baik! Mulai 15 Juni, Warga Bungo Bisa Terbang Langsung ke Jakarta Tanpa Transit

"Semua sudah dianggarkan dan kami telah melakukan survei, verifikasi, serta validasi dasar untuk memastikan penerima bantuan benar-benar memenuhi syarat dan sesuai dengan proposal yang diajukan," ujar Amrulsyah, Jumat 29 Mei 2026.

Menurutnya, bantuan tersebut tidak hanya diberikan kepada rumah ibadah umat Islam, tetapi juga menyasar rumah ibadah agama lain sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama.

"Memang mayoritas masyarakat Jambi beragama Islam, namun bantuan ini juga diberikan kepada rumah ibadah agama lain seperti gereja, pura, wihara, dan kelenteng. Semua kami fasilitasi secara proporsional," jelasnya.

Amrulsyah menegaskan, proses penentuan penerima bantuan dilakukan secara objektif dan transparan. Tim dari Biro Kesra bahkan turun langsung ke lapangan untuk memastikan keberadaan bangunan, kondisi fisik, serta kesesuaian data yang tercantum dalam proposal.

BACA JUGA:Magnet Baru EV: Wuling Eksion Langsung Target 150 SPK di IIMS Surabaya!

Langkah tersebut dilakukan guna memastikan bantuan benar-benar tepat sasaran dan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.

"Dengan turun langsung ke lokasi, kami bisa memastikan kebutuhan yang diajukan memang sesuai kondisi di lapangan sehingga bantuan yang diberikan benar-benar bermanfaat," katanya.

Pemprov Jambi berharap bantuan tersebut dapat membantu percepatan pembangunan maupun rehabilitasi rumah ibadah dan lembaga pendidikan keagamaan yang membutuhkan dukungan pendanaan.

Selain itu, bantuan juga diharapkan mampu menciptakan lingkungan ibadah yang lebih nyaman dan mendukung kegiatan pendidikan keagamaan yang berkualitas.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait