Masuk 12 Besar, Paspor Malaysia Kini Disetarakan dengan AS
Ilustrasi--Freepik.com
JAMBI - INDEPENDENT.CO.ID - Kekuatan paspor sering dijadikan indikator penting dalam menilai tingkat kemudahan perjalanan warga suatu negara ke luar negeri serta mencerminkan kualitas hubungan diplomatik antarnegara.
Baru-baru ini, Henley Passport Index (HPI) kembali merilis daftar paspor terkuat di dunia tahun 2025, yang memperlihatkan sejumlah perubahan signifikan dalam peringkat global.
Untuk pertama kalinya dalam dua dekade terakhir, Amerika Serikat (AS) tidak lagi masuk dalam 10 besar paspor terkuat dunia.
BACA JUGA:Waduh! Tiga WNI Ditangkap di Malaysia, Diduga Terlibat Penyiksaan Sadis terhadap Sesama WNI
Sementara itu, Asia mendominasi posisi puncak, dengan Singapura berada di urutan pertama. Warga negara Singapura kini dapat bepergian ke 193 negara tanpa visa, menjadikannya paspor paling kuat di dunia.
Di posisi berikutnya ada Korea Selatan dengan akses bebas visa ke 190 negara, disusul Jepang yang memiliki akses ke 189 destinasi.
Amerika Serikat kini menempati peringkat ke-12, sejajar dengan Malaysia, dengan masing-masing memberikan akses bebas visa ke 180 negara.
BACA JUGA:Pengguna Mobil Wajib Tahu! Efek Bensin RON Rendah Bisa Fatal
Pencapaian ini membuat Malaysia mencatat kemajuan besar di tingkat global, sementara AS justru mengalami penurunan tajam.
Padahal, pada tahun 2014, paspor Amerika Serikat masih memegang peringkat pertama, dan bahkan hingga pertengahan 2025 masih bertahan di daftar 10 besar.
Penurunan peringkat AS ini terjadi akibat sejumlah perubahan kebijakan visa di berbagai negara. Pada April lalu, Brasil mencabut fasilitas bebas visa bagi warga negara Amerika Serikat, Kanada, dan Australia karena alasan kurangnya timbal balik diplomatik.
Di sisi lain, China mulai membuka akses bebas visa bagi sejumlah negara Eropa seperti Jerman dan Prancis, namun tidak menyertakan AS dalam daftar tersebut.
Somalia, yang meluncurkan sistem eVisa baru, serta Vietnam, yang tidak memasukkan AS dalam daftar negara penerima fasilitas bebas visa terbarunya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



