Makin Produktif, Tahun 2022 Diskominfo Kota Jambi Lahirkan 22 Aplikasi Baru

Makin Produktif, Tahun 2022 Diskominfo Kota Jambi Lahirkan 22 Aplikasi Baru

JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID, Kota Jambi - Diskominfo Kota Jambi terus menunjukkan kinerja terbaiknya. Sebagai perangkat daerah yang fokus menjalankan fungsi tata kelola kota cerdas (smart city) di Kota Jambi, mereka terus berkiprah menunjukkan performa terbaik dalam berinovasi.

Ini dibuktikan dengan tidak hanya dengan telah dilabelinya Kota Jambi sebagai satu dari 25 kota kabupaten pertama di Indonesia yang menjadi pilot project percontohan smart city di Indonesia, namun juga ditandai dengan berbagai raihan prestasi yang diperoleh Kota Jambi melalui kinerja Diskominfo Kota Jambi.

Menutup penghujung 2021, Diskominfo Kota Jambi yang saat ini dikomandoi Abu Bakar, mempersembahkan rentetan penghargaan untuk Tanah Pilih Pusako Batuah Kota Jambi. Sebut saja Kota Jambi sukses meraih penghargaan Smart City oleh Kementerian Kominfo RI pada awal Desember 2021 lalu, disusul dengan penghargaan Anugerah Keterbukaan Informasi Badan Publik se-Provinsi Jambi Tahun 2021, Kategori PPID Utama Pemerintah Kabupaten Kota, sebagai Badan Publik Informatif, serta paling anyar Institut Teknologi Bandung (ITB) menobatkan Kota Jambi Sebagai Kota Cerdas Indonesia 2021 dalam ajang Penghargaan Pengukuran Rating Transformasi Digital dan Rating Kota Cerdas Indonesia (RTDI & RKCI 2021). Dalam ajang tersebut, Kota Jambi sukses memborong 5 kategori dari 9 kategori penghargaan, serta unggul bersaing dari 70 kota di Indonesia yang berpartisipasi dalam ajang penghargaan ini.

Untuk penghargaan smart city sendiri, Kota Jambi setiap tahunnya meraih penghargaan sejenis. Sedangkan penghargaan keterbukaan informasi publik, ini perdana kalinya Kota Jambi meraihnya, dengan meraih nilai tertinggi diantara seluruh badan publik yang dinilai. Untuk penghargaan RKCI, sebelumnya pada tahun 2019 Kota Jambi juga telah meraih penghargaan sejenis dengan meraih 7 kategori penghargaan.

"Prestasi yang diraih Diskominfo Kota Jambi ini membuktikan bahwa kami sebagai OPD yang konsisten menjaga Smart City Kota Jambi yang sustainable dan adaptif," ujar mantan Kepala Bagian Humas Kota Jambi itu.

Lanjutnya, akuntabilitas keterbukaan informasi publik dan kemudahan akses informasi yang dilakukan jajaran Pemkot Jambi, merupakan ruh utama dalam tata kelola pemerintahan yang telah lama dicanangkan Wali Kota Jambi Syarif Fasha. Akses informasi menurutnya telah dibuka lebar bagi masyarakat dalam berbagai saluran, baik melalui media sosial, berbagai platform teknologi informasi, maupun melalui media mainstream, untuk meningkatkan peran dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan di Kota Jambi.

"Pemkot Jambi terus menguatkan komitmen menyerap berbagai aspirasi dan pengaduan masyarakat. Kanal pengaduan keluhan masyarakat telah diciptakan Diskominfo Kota Jambi, di antaranya melalui aplikasi SiKesal dan Layanan Call Center 112. Pemkot Jambi juga telah melakukan langkah strategis dengan mengintegrasikan seluruh layanan informasi publik dalam satu portal, sebagai bagian dari transformasi digital dan informasi publik di Kota Jambi," ujarnya.

Abu Bakar ungkapkan, Diskominfo Kota Jambi saat ini tidak cepat berpuas diri dengan berbagai capaian inovasi dan aplikasi yang telah dilahirkan dari tangan terampil programmer Diskominfo Kota Jambi. Dia akan terus berinovasi melahirkan berbagai aplikasi yang adaptif, sesuai kebutuhan masyarakat, serta Pemkot Jambi yang sangat dinamis.

"Diskominfo Kota Jambi sampai saat ini telah melahirkan 76 aplikasi untuk pelayanan publik, maupun kebutuhan internal penyelenggaraan pemerintahan Kota Jambi. Tahun 2022 kita akan menciptakan 22 jenis aplikasi terbaru, untuk menjawab tantangan pelayanan publik dan berbagai kebutuhan lainnya, karena saat ini perkembangan dan tuntutan masyarakat juga sangat dinamis. Kita siap akan hal tersebut," tegasnya.

Dalam waktu dekat Diskominfo Kota Jambi akan merealisasikan rencana pembuatan aplikasi Satu Data Kota Jambi di tahun 2022 sebagai amanat Perpres 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia, yang tidak hanya memuat data sektoral,  Satu Data Kota Jambi juga akan dibuat dalam performa Geospasial, sehingga memiliki akurasi tinggi dan bebasiskan data riil. (*/zen)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: