Kenapa Baru Sekarang Dibongkar

Kenapa Baru Sekarang Dibongkar

JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID, KOTA JAMBI, JAMBI – Dianggap mengganggu keamanan, satu proyek dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Jambi dirobohkan. Proyek tersebut ada di kawasan ancol, Kecamatan Pasar Jambi, Kota Jambi. Tepatnya persis di depan rumah Wakapolda Jambi.

Ini merupakan proyek rehabilitasi kawasan tempat pedagang yang berjualan di Taman Tanggo Rajo, dengan nilai kurang lebih Rp 2 miliar. Padahal, bangunan tersebut telah diselesaikan pada akhir Desember 2021 lalu.

Humas PUPR Provinsi Jambi Ivan membenarkan bahwa proyek yang telah dibangun dengan besi besar tersebut dibongkar kembali. Namun dia tak menyebutkan secara pasti kenapa proyek tersebut harus di bongkar.

“Iya, sekarang sudah dibongkar, dan nanti besinya akan dipindahkan namun belum tahu di mana,” kata dia, Minggu (16/1). Dia juga mengatakan, proyek tersebut selesai pada tahun 2021 kemarin.

Dengan dibongkarnya proyek senilai Rp 2 miliar tersebut, PUPR Provinsi Jambi akan mengalami kerugian. Karena proyek yang seharusnya dibangun dan telah selesai, sehingga bisa digunakan, namun sekarang tak bisa.

“Tapi kita belum tahu, kerugiannya nanti kita kabarin lagi untuk perkembangannya,” singkatnya. Sementara itu, salah satu pedagang yang tak mau menyebutkan namanya di kawasan tersebut menyayangkan pembongkaran tersebut.

“Katanya (pembongkaran) itu demi keamanan, tapi kalau tak boleh berdiri, kenapa dari awal sebelum dibangun saja. Malah pas mau selesai baru di suruh bongkar,” keluh pedagang ini.

Awalnya, itu merupakan tempat masyarakat berdagang atau berjualan. Kata dia, tempat yang lama dibongkar dan diganti dengan yang baru. “Tempat yang lama kan dari kayu, sudah roboh dan dibaikin, tapi pas selesai malah dibongkar,” tambahnya.

Sementara itu, secara pasti dirinya tak mengetahui apa sebab dibongkarnya bangunan tersebut, pasalnya dia hanya dia hanya berjualan di kawasan itu, untuk mencari nafkah. “Sebelum dibongkar ada yang jualan, sering juga dijadikan tempat nongkrong,” tutupnya. (slt/rib)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: