Dedy Sitorus Dituding Jadi Biang Kerok Protes Edy Mulyadi: Itu Usaha Sekelompok Buzzer

Dedy Sitorus Dituding Jadi Biang Kerok Protes Edy Mulyadi: Itu Usaha Sekelompok Buzzer

JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID, JAKARTA - Saat ini tengah ramai diperbincangkan tentang dugaan penghinaan suku di Kalimantan adalah Edy Mulyadi. Di tengah polemik itu, nama Dedy Sitorus muncul.

BACA JUGA : Ngeri! Bus Tabrak Fly Over, Atap dan Badan Terpisah

Dedy Sitorus kemudian dituding menjadi biang kerok protes Edy Mulyadi setelah namanya disebut dalam sebuah video berdurasi 25 detik viral di media sosial.

Deddy Sitorus menanggapi santai tudingan tersebut. Bagi politisi PDI Perjuangan itu, tudingan sebagai biang kerok sebenarnya dilancarkan buzzer untuk menjatuhkan aspirasi masyarakat Kalimantan yang sedang geram karena harga dirinya sedang direndahkan.

"Itu usaha sekelompok buzzer untuk men-downgrade perasaan terhina masyarakat dalam memperjuangkan Kalimantan yang terjadi di seluruh wilayah di Kalimantan, yang entitasnya mau di-downgrade,” tegasnya, Minggu (30/1).

Anggota Komisi VI DPR RI ini membantah terlibat dalam demonstrasi tersebut. Terlebih aksi yang dilakukan sekelompok masyarakat adat di Kalimantan itu bukan dari daerahnya atau kampung halamannya.

“Masa insiden kecil salah ucap di suatu pelosok Kalimantan Utara dijadikan kebenaran bahwa saya yang melakukan, itu logikanya di mana? Itu kan logika otak reptil,” katanya.

Dikutip dari RMOL, dalam video viral itu menggambarkan sekelompok orang berpakaian adat suku dayak di Kalimantan hendak menyampaikan kecaman atas pernyataan yang menghina harga diri mereka.

Video ini menjadi viral lantaran sang orator menyebut nama Deddy Sitorus. Padahal seharusnya Edy Mulyadi. 

Warganet pun ramai menuding Deddy Sitorus sebagai biang kerok atau orang di balik aksi protes masyarakat tersebut.

Dalam video itu, sekelompok orang berpakaian adat suku dayak berdiri dua baris. Seorang orator yang menggebu-gebu tampak menyebut nama Deddy Sitorus.

“Menginjak-injak harga diri, budaya, adat istiadat, tanah leluhur kami orang dayak dari Kalimantan, saudara Deddy Sitorus mulai…,” ujarnya yang turut membuat perekam video menjadi tidak fokus pada kameranya.(radartegal.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: