Daging Ayam, Beras, dan Rokok Menjadi Pendorong Inflasi di Kabupaten Bungo

Daging Ayam, Beras, dan Rokok Menjadi Pendorong Inflasi di Kabupaten Bungo

Rapat penanganan inflasi di Kabupaten Bungo-Foto : Siti Halimah-Jambi-independent.co.id

MUARA BUNGO, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Wakil Bupati Bungo mengungkapkan bahwa bahan pokok seperti daging ayam ras, beras, dan rokok kretek filter telah menjadi komoditas yang mempengaruhi inflasi di kabupaten tersebut pada bulan Mei.

 Pernyataan ini disampaikan saat beliau membuka High Level Meeting (HLM) Tim PQengendali Inflasi Daerah (TPID) Semester 1 yang diadakan Senin, 19 Juni 2023.

High Level Meeting  tersebut dihadiri oleh kepala perwakilan Bank Indonesia dari Jambi, unsur Forkopimda, dan tim Satuan Tugas Pangan Kabupaten Bungo. Dalam rilis Badan Statistik Daerah Provinsi Jambi, terungkap bahwa inflasi di Kabupaten Bungo pada bulan Mei 2023 mencapai 0,15%. 

Dalam data tersebut, terlihat bahwa ada tiga komoditas utama yang menjadi pendorong inflasi di kabupaten Bungo, yaitu daging ayam ras, beras, dan rokok kretek filter. Sementara itu, komoditas yang berhasil menahan laju inflasi tertinggi adalah cabai merah, angkutan umum darat, dan angkutan udara.

BACA JUGA:Miris! Begini Kondisi GOR Merangin Terkini, Sempat Disentil KPK, Sekarang Sering Ada Penampakan

BACA JUGA:Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemkab Muaro Jambi Buka Layanan Kesehatan, Perizinan dan Kependudukan

Wakil Bupati menjelaskan bahwa data ini menunjukkan perlunya upaya yang lebih intensif dari TPID dan Satgas Pangan Kabupaten Bungo dalam menekan inflasi.

 "Kita ingatkan kepada semua pihak terkait untuk lebih giat lagi dalam menekan laju inflasi daerah. Hal ini harus menjadi perhatian utama kita, mengingat angka inflasi nasional saat ini hanya sebesar 0,09%, atau lebih rendah daripada angka inflasi di kabupaten Bungo," ujar Wakil Bupati.

Wakil Bupati Bungo H Safrudin Dwi Apriyanto , berharap bahwa HLM Semester I ini dapat menghasilkan berbagai rumusan kebijakan dan langkah-langkah efektif dalam menekan inflasi di daerah tersebut. 

Dengan adanya koordinasi yang baik antara pemerintah kabupaten, Bank Indonesia, dan unsur Forkopimda, diharapkan langkah-langkah yang tepat dapat diambil untuk menjaga stabilitas harga dan mencegah lonjakan inflasi yang berlebihan.

BACA JUGA:Berangkat Haji ke Mekkah, Walikota Jambi Syarif Fasha: Mohon Maaf Jika Ada Salah

BACA JUGA:BISA HEMAT! Cek Harga BBM Pertamina Hari Ini, Harga Pertamax Turun!

Selain itu, perlu diperhatikan juga bahwa inflasi yang terjadi di kabupaten Bungo dapat berdampak pada daya beli masyarakat.

 Oleh karena itu, TPID dan Satgas Pangan Kabupaten Bungo perlu melakukan langkah-langkah strategis dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok, serta memperhatikan aspek-aspek lain yang dapat mempengaruhi inflasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: