Tak Komit, Belum Semua Perusahaan Batu Bara di Jambi Setor Dana CSR

Tak Komit, Belum Semua Perusahaan Batu Bara di Jambi Setor Dana CSR

Ilustrasi batu bara-Pixabay -Pixabay.com

JAMB-INDEPENDENT.CO.ID -  Dana CRS dari perusahaan batu bara yang telah terkumpul, saat ini berjumlah Rp 2,2 miliar. Sementara targetnya berdasarkan kesepakatan semua perusahaan batu bara adalah Rp 3,9 miliar. Artinya, masih ada perusahaan yang belum menyetor, sehingga masih kurang dari target senilai Rp 1,7 miliar. 

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi Sudirman mengatakan, CSR Rp 2,2 miliar itu, sudah masuk kerekening Bank Jambi.

"Terakhir kemarin, baru masuk di angka Rp 2,2 miliar. Tinggal Rp 1,7 miliar. Ini masih terus diupayakan, mudah-mudahan. Karena kepatuhan para pemegang IUP hanya dengan Kementerian," kata Sudirman, Rabu 8 Maret 2023.

Sekda menjelaskan, setiap pemegang IUP atau perusahaan menyetor dana CSRnya berbeda-beda, tergantung besarnya perusahaannya. Pihak perusahaan sendiri yang langsung mentransfer ke rekening Forum CSR Bank Jambi.

BACA JUGA:Tersampaikan Hak Santunan Rawatan dan Penguburan Pejalan Kaki Korban Tabrak Lari Ditalang Gulo Kota Jambi

BACA JUGA:Memasuki Ramadan, BMKG Prediksi Musim Kemarau akan Tiba Lebih Cepat

"Karena total Rp 3,9 miliar itu merupakan kesepakatan dari perusahaan. Ada yang membayar Rp 50 juta, ada yang Rp 100 juta. Kita menunggu, mudah-mudahan dalam minggu ini sudah clear semuanya," harapnya.

Ditanyakan masih berapa perusahaan lagi yang belum menyetor dana CSR, Sudirman tidak bisa memastikan dengan pasti. Namun, dia menyebutkan, sudah lebih dari 60 persen dari total perusahaan yang telah menyetor ke Bank Jambi.

Saat ini, dana CSR dari perusahaan Batubara tersebut belum dimanfaatkan. Namun ke depan, Pemprov Jambi sudah memiliki perencanaan terkait dana tersebut, yakni untuk perbaikan jalan yang rusak.

"Dana itu nanti digunakan untuk perbaikan jalan rusak. Termasuk juga kita ada harapannya bisa membeli mobil derek. Supaya kalau ada yang rusak terbalik, bisa kita segera lakukan tindakan," kata Sekda.

BACA JUGA:Saksi Sebut Mario Dandy dan Shane Lukas Main Gitar Usai Menganiaya David Ozora

BACA JUGA:Menteri BUMN Erick Thohir Copot Direktur Penunjang Bisnis Pertamina

Apabila sampai akhir bulan ini, pihak perusahaan batu bara di Jambi belum menyetor dana CSRnya, Pemerintah Provinsi Jambi akan kembali berkomunikasi dengan Kementerian ESDM.

Sementara untuk memperbaiki jalan Nasional yang rusak akibat angkutan batu bara, beberapa perusahaan batu bara juga ikut andil untuk memperbaiki jalan tersebut. Sekda mengatakan berdasarkan laporan dari ketua Satgas batu bara, pihaknya telah menerima bantuan dari pemilik IUP untuk perbaikan jalan. Bantuan tersebut berupa batu split.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: