Meski Nol Kasus, Dinkes Tanjab Timur Tetap Waspada Kasus Polio

Meski Nol Kasus, Dinkes Tanjab Timur Tetap Waspada Kasus Polio

Kadis Kesehatan Tanjab Timur -Harpandi/jambi-independent -

MUARASABAK, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Kasus Polio yang ditemukan di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh membuat pemerintah memberlakukan status Kejadian Luar Biasa atau KLB.

Atas kejadian itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI kemudian mendeklarasikan kejadian luar biasa Polio.

Di Provinsi yang dijuluki Serambi Mekah itu, ditemukan satu kasus polio tipe 2. Padahal, Indonesia sudah ditetapkan bebas Polio oleh WHO sejak delapan tahun silam

Dengan kembali ditemukannya kasus Polio tersebut, membuat jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjab Timur langsung merespon dan mengantisipasi hal tersebut.

BACA JUGA:Hujan Deras dan Angin Kencang, Rumah Warga di Tanjab Timur Tertimpa Pohon Durian 

BACA JUGA:Penetapan UMK Jambi Belum Ada Kepastian, Rupanya Ini Penyebabnya

Meski, pada kenyataannya saat ini di Kabupaten Tanjab Timur untuk kasus Polio masih terpantau nol kasus sejak beberapa tahun yang lalu.

Ernawati selaku Kadis Kesehatan Kabupaten Tanjab Timur saat diwawancarai terkait hal ini menerangkan, penyakit Polio sangat berbahaya bagi anak karena menyebabkan kelumpuhan dan tidak ada obatnya.

"Namun mudah dicegah dengan imunisasi Polio lengkap dan imunisasi rutin di Faskes yang ada di sekitar tempat tinggal mereka," terangnya.

Adapun untuk gejala atau ciri-ciri penyakit Polio itu sendiri adalah, terjadinya kelumpuhan anggota geraknya pada anak. Dalam artian tidak normal seperti anak pada umumnya.

BACA JUGA:Susno Duadji Ragu Surat Divpropam Berisi Jejak Komjen Agus Sampai ke Tangan Kapolri 

BACA JUGA:Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U20 pada 2023 Mendatang, FIFA akan Berkantor di Indonesia

Untuk mengantisipasi agar kasus Polio di Aceh itu tidak terjadi di Kabupaten Tanjab Timur, pihak Dinkes setempat akan terus berupaya mengejar imunisasi capaian Polio melalui tetes dan suntik.

Dan di sepanjang tahun 2022 hingga bulan November, imunisasi Polio telah dilakukan sebanyak empat kali dengan Capai 90.2 persen di 11 kecamatan yang ada di Kabupaten Tanjab Timur.

Sumber: