Was-Was Takut Rumah Roboh, Warga Selincah Kota Jambi Pertanyakan Komitmen PT Eramas Persada Energy

Was-Was Takut Rumah Roboh, Warga Selincah Kota Jambi Pertanyakan Komitmen PT Eramas Persada Energy

Warga RT 23 Kelurahan Payoselincah, yang memperlihatkan kondisi kerusakan rumah mereka-M Sulton-Jambiindependent.disway.id

JAMBI, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID – Kondisi beberapa rumah warga di RT 24, Kelurahan Payoselincah, Kecamatan Paalmerah memprihatinkan.

 

Tampak beberapa dinding rumah mereka retak. Usut punya usut, kerusakan ini akibat aktivitas PT Eramas Persada Energy beberapa waktu lalu.

 

Dengan kondisi ini, warga yang terdampak merasa takut dan was-was, sewaktu-waktu rumah mereka roboh.

 

Salah satu warga yang terdampak, Maryateti menyebutkan bahwa, awalnya ia telah meminta pengajuan dari pihak pemerintah setempat agar diadakan diskusi mengenai kerugian yang dialaminya.

 

BACA JUGA:Gara-Gara Aktivitas PT Eramas Persada Energy, Rumah Warga di Selincah Kota Jambi Retak

BACA JUGA:Hari Sabtu Mendatang Mendagri ke Jambi Gelar Rakor Tekan Angka Inflasi

 

Namun telah dilakukan berulang kali pengajuan, masih belum mendapatkan respon dari pemerintah.

 

"Sudah berkali-kali saya buat pengajuan ke RT, Lurah, hingga camat, terhitung mulai tahun 2016 hingga 2022 terdapat sekitar 6 kali pengajuan," ujarnya.

 

Ia juga mengatakan bahwa, pada tahun 2016 telah dilakukan perjanjian untuk memberikan pembebasan lahan kepada rumah atau bangunan yang terdapak aktivitas PT tersebut.

 

"Dulu sudah dilakukan diskusi terkait pembebasan ini, namun masih harus menunggu izin dari Walikota Jambi (tahun 2016,red). Namun tidak ada tindak lanjut hingga saat ini," tambahnya.

 

BACA JUGA:Kinerja APBN Agustus Menunjukkan Tren Positif, Sri Mulyani : Inflasi Terkendali

BACA JUGA:Tingkat Produktifitas Kelapa Sawit, Dinas Perkebunan Jambi Akan Replanting 7.500 Hektar Lahan

 

Ia berharap kepada pemerintah, agar memberikan solusi terkait kerugian yang ia alami.

 

Karena semakin hari bangunan yang ia tinggali semakin parah dan sewaktu-waktu dapat membahayakan keselamatan.

 

"Kita berharap adanya pembebasan dan ganti rugi dari pihak PT Eramas Persada agar kami juga tidak terus-menerus terkena dampak aktivitas pembangunan ini," harapannya.

 

Pantauan Jambi Independent di lapangan, memang sepuluh rumah di sekitar PT Eramas Persada Energy mengalami kerusakan bervariatif. Ada yang sudut rumahnya retak, pintuk rumah bergeser dan lainnya.

 

BACA JUGA:Kalahkan Liverpool, Berikut Fakta-Fakta Kemenangan Manchester United

BACA JUGA:Pansus III DPRD Provinsi Jambi Studi Banding ke Sumatera Selatan, Bahas 3 Ranperda Ini

 

“Ini rusak akibat aktivitas PLTG, ini membahayakan kami. Kalau pun mau ganti, jangan hanya segedar ganti. Kami juga takut ini sewaktu-waktu bisa roboh,” terang Erna, warga lainnya.

 

PT Eramas Persada Energy sendiri merupakan perusahaan ini bergarak pada Pembangkit Tenaga Listrik Gas (PLTG) BOT 2x50 MW. (mg03)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: https://jambiindependent.disway.id/