Siap Bekerjasama dengan SPS Cabang Jambi, Gubernur Jambi Al Haris Dorong Teken MoU dengan Dinas

Siap Bekerjasama dengan SPS Cabang Jambi, Gubernur Jambi Al Haris Dorong Teken MoU dengan Dinas

Gubernur Jambi Al Haris saat sambutan -Gita Savana/jambi-independent-

JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Gubernur Jambi, Al Haris siap mendukung dan bekerjasama dengan Serikat Perusahaan Pers (SPS) cabang Jambi. 

Al Haris bahkan mendorong SPS dapat bekerjasama dengan Dinas Koperasi dan UKM ataupun dinas lainnya, seperti Dinas Perdagangan.

Menurutnya, dengan penandatanganan kerjasama, merupakan suatu inovasi. Di mana, SPS Cabang Jambi dapat melakukan wirausaha.  

"Bisa minta MoU dengan dinas UMKM atau Perindag dengan SPS Jambi. Dengan begitu, anggota atau perusahaan yang tergabung dalam SPS Jambi dapat semakin kuat. Karena SPS bagian dari kami," ujarnya saat menyampaikan sambutan dalam seminar nasional yang digelar oleh SPS Cabang Jambi.

BACA JUGA:Evaluasi Sekda Merangin Ditunda, DPRD Merangin Tunggu Klarifikasi Bupati 

BACA JUGA:Ada 8 Fitur Yang Harus Diketahui, Ini Fungsi Aplikasi MyPertamina

Al Haris mengatakan, memang antara pers dan pemerintah harus saling menopang. Dengan adanya SPS, ia berharap dapat menjadi wadah yang saling menguatkan. 

"Terkait pengaruh ekonomi, memang kita sangat merasakan, apalagi saat pandemi. Termasuk pers. Pertama, karena daya beli masyarakat menurun akibat ekonomi terganggu," ujarnya.

Untuk itu, saat ini Al Haris menyebut harus membuat transformasi baru di dunia pers ini. "Agar pers yang tergabung di SPS ini masih bisa eksis," katanya

Diketahui, Serikat Perusahaan Pers (SPS) Cabang Jambi menggelar seminar nasional dengan tema "Jurnalisme Berkualitas dan Bisnis Pers Berkelanjutan di Era Digital", Rabu 29 Juni 2022. 

BACA JUGA:Gubernur Jambi Al Haris Buka Seminar Nasional SPS Cabang Jambi 

BACA JUGA:Airlangga Hartarto Goes to Campus, Cetak Pengusaha Muda Melalui UMKM

Ketua SPS Cabang Jambi, Munawir mengatakan bahwa diangkatnya tema tersebut, mengingat saat masa pandemi Covid-19, semua lini sangat terdampak termasuk pers. 

Derasnya disrupsi teknologi digital yang dibarengi pandemi Covid-19, kata Munawir membuat media konvensional tidak ada pilihan selain masuk dan beradaptasi ke dunia digital, guna mempertahankan keberlanjutan bisnis media di era digital. 

Sumber: