Harga Bawang Merah Mahal, Pedagang di Bungo Sebut Pembeli Sepi

Harga Bawang Merah Mahal, Pedagang di Bungo Sebut Pembeli Sepi

MAHAL: Tampak seorang penjual bawang merah tengah merapikan tempat dagangannya.-Ima-

MUARABUNGO, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Harga bawang merah di Pasar Atas Muara Bungo merangkak naik, mencapai Rp 55 ribu/kg. Hal ini, dirasakan pedagang dan pembeli sejak dua pekan terakhir.

“Ini sudah tidak normal lagi harganya,” kata seorang pedagang di Pasar Atas Muara Bungo, Jaja (37) kepada Jambi Independent, Rabu 18 Mei 2022.

Ia mengatakan, biasanya harga bawang merah senilai rp Rp 30/kg. Kalau pun naik, tidak lebih dari Rp 35/kg. Dikatakannya, naiknya harga bawang merah sudah terjadi sejak dua pekan terakhir. Naiknya harga ini, sangat dipengaruhi distribusi.

Harga cendrung naik kalau distribusi bawang yang kurang lancar sehingga tak bisa memenuhi permintaan pasar.

BACA JUGA:Tok, Azyumardi Azra Pimpin Dewan Pers

BACA JUGA:Luapan Kanal PT WKS, Pemkab Tanjab Barat Bentuk Regulasi Tata Kelola Kanal

“Selain faktor tadi, naiknya harga bawang merah juga sangat dipengaruhi musim yang sangat memberi pengaruh, seperti musim hujan dan masuk musim kemarau panjang,” imbuh Doni. Pedagang lainnya.

Sementara pedagang lainnya, Kiki juga mengatakan hal yang sama. Kenaikan harga bawang ini sudah dirasa pasca Idul Fitri lalu.

Meski begitu ia mengaku, untuk stok bawang cukup. Bawang merah yang datang diketahui berasal dari Jawa dan Padang. Sehingga dari agen bawang agak sedikit lambat mengirimkan bawang ke Bungo.

“Mungkin karena musim hujan dan kemarau jadi agak terganggu. Untuk daya beli sekarang sepi karena pembeli banyak mengeluh dengan mahalnya bawang merah," ungkap Kiki.

BACA JUGA:Kemenaker: UMP Provinsi Jambi Rp 2.698.940

BACA JUGA:BREAKING NEWS! Mobil Rombongan DPRD Muarojambi Kecelakaan di Kayuagung

Dia pun berharap, pemerintah dapata menstabilkan harga bawang. Dengan stabilnya harga bawang, diharapkan pembeli juga ramai. (Mai/zen)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: