SD Excellent Mandiri Bakal Gratiskan Biaya Sekolah untuk Anak Yatim, Simak Penjelasannya

SD Excellent Mandiri Bakal Gratiskan Biaya Sekolah untuk Anak Yatim, Simak Penjelasannya

GRATIS: Anak yatim yang ingin bersekolah di SD Excellent Mandiri bebas biaya.- Gita Savana/Jambi-Independent.co.id -

JAMBI, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID - Mengenyam pendidikan adalah mimpi setiap orang. Namun terkadang, faktor biaya menjadi penghambat seseorang dalam mewujudkan mimpinya.

Terlebih bagi warga kurang mampu yang tidak memiliki orangtua, atau yatim piatu. Berangkat dari hal itu lah, SD Mandiri Excellent memberikan kesempatan kepada anak yatim untuk bersekolah gratis.

Kepala SD Mandiri Excellent, Azman Chaniago mengatakan, bahwa pihaknya membuka kesempatan bagi anak yatim yang ingin bersekolah di sekolah tersebut secara gratis.

"Untuk menyantuni anak yatim, kita gratiskan biaya sekolahnya. Mulai dari SPP, uang pembangunan dan sebagainya," katanya (9/5).

BACA JUGA:Waspada, Sekolah dan Tempat Umum Jadi Penyebaran Hepatitis Akut

BACA JUGA:Hanya Dinikmati Segelintir Orang,Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2022 Dinilai Tak Berkesan

Azman mengatakan, anak yatim tersebut cukup datang dan bersekolah dengan baik tanpa perlu memikirkan biaya.

"Cukup ke sini dengan membawa persyaratannya," katanya.

Sementara itu, program ini menurutnya baru dimulai untuk tahun ajaran 2022/2023. Hingga saat ini pihaknya sudah menginfokan hal tersebut kepada tokoh masyarakat dan ketua RT di Mayang Mangurai, lokasi sekolah tersebut.

Meski demikian, siswa yang diperbolehkan mendaftar bukan hanya dari kelurahan tempat domisili sekolah saja. "Boleh dari kawasan manapun. Asalkan sesuai dengan syaratnya, dan kau bersekolah," ujarnya.

BACA JUGA:Kota Jambi Bakal Buka Kantin Sehat Sekolah, untuk Antisipasi Penularan Hepatitis Akut

BACA JUGA:Pasca PPDB, Pemkot Jambi Bakal Seleksi Petugas Kantin Sekolah

Lanjut dia, mengingat program ini baru, maka memang belum ada siswa yatim yang dibiayai sekolah. Hanya saja sejauh ini sudah ada 2 calon siswa yang merupakan yatim, berencana ingin mendaftar.

Untuk kuota penampungan siswa baru, sekolah ini hanya menampung 30 orang saja. "Kita hanya menampung 30 siswa di tahun ini. Untuk pendaftaran memang sudah dibuka sejak Januari, dan akan ditutup di gelombang terakhir pada Juni mendatang," tandasnya.(tav/zen)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: