b9

THR Sudah Diterima? Jangan Langsung Dihabiskan, Simak Tips Mengelolanya

THR Sudah Diterima? Jangan Langsung Dihabiskan, Simak Tips Mengelolanya

THR karyawan swasta mulai cair menjelang Lebaran-ilustrasi/jambi-independent.co.id-akmal

JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID – Menjelang Hari Raya Idulfitri, banyak pegawai negeri maupun karyawan swasta mulai menerima Tunjangan Hari Raya (THR).

Dana tambahan ini biasanya dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan Lebaran, mulai dari belanja kebutuhan rumah tangga, persiapan mudik, hingga berbagi dengan keluarga dan kerabat.

Namun tanpa perencanaan keuangan yang matang, uang THR bisa habis lebih cepat dari yang diperkirakan. Karena itu, penting untuk memahami beberapa kesalahan finansial yang sering terjadi agar penggunaan THR dapat memberikan manfaat yang lebih optimal.

 

Tidak Membuat Pembagian Dana Sejak Awal

Salah satu kesalahan yang paling sering terjadi adalah tidak membuat perencanaan penggunaan dana sejak THR diterima.

BACA JUGA:BPJS Kesehatan Siap Cover Kecelakaan Saat Mudik, Ini Ketentuannya

 

Tanpa pembagian anggaran yang jelas, uang biasanya digunakan secara spontan untuk berbagai kebutuhan. Akibatnya, pengeluaran menjadi sulit dikontrol dan dana bisa habis tanpa disadari.

Padahal, membuat pembagian dana sejak awal dapat membantu mengatur prioritas pengeluaran. Misalnya dengan memisahkan dana untuk kebutuhan Lebaran, biaya perjalanan mudik, hingga kebutuhan rumah tangga setelah hari raya.

Dengan perencanaan yang jelas, penggunaan uang menjadi lebih terarah dan risiko kehabisan dana dapat diminimalkan.

 

Belanja Tanpa Batas Menjelang Lebaran

Tradisi membeli pakaian baru, kue kering, atau berbagai kebutuhan Lebaran memang sudah menjadi bagian dari perayaan Idulfitri.

Namun tanpa pengendalian yang baik, kebiasaan ini dapat membuat pengeluaran meningkat drastis.

Belanja impulsif sering terjadi ketika seseorang tergoda oleh berbagai promo dan diskon musiman menjelang Lebaran. Akibatnya, banyak barang dibeli hanya karena keinginan sesaat, bukan kebutuhan.

Jika tidak dikendalikan, kebiasaan ini dapat menguras sebagian besar THR dalam waktu singkat.

BACA JUGA:Setujuhkah KPU Harus Setara Eksekutif, Legislatif, dan Yudikatif? Begini Usulan Jimly

 

Jangan Langsung Menghabiskan Uang THR

Para ahli keuangan juga menyarankan agar penerima THR tidak terburu-buru menggunakan uang tambahan tersebut.

Perencana keuangan Harrison Kennard, dalam panduannya di Investopedia, menyarankan agar penerima bonus atau THR tidak langsung membelanjakan uang tersebut.

“Diamkan uangnya selama satu atau dua minggu,” ujarnya.

Menurut Kennard, langkah ini memberikan waktu bagi seseorang untuk meninjau kembali tujuan keuangan sebelum memutuskan cara menggunakan dana tersebut.

Pendekatan ini juga membantu mengurangi keputusan finansial yang dipicu oleh emosi atau euforia setelah menerima uang tambahan.

BACA JUGA:Geger Dugaan Obat Pasien 'Disunat' di RSUD Ahmad Ripin Muaro Jambi, Pasien Mengeluh Tak Terima Resep Dokter

 

Selain itu, ia menyarankan agar penggunaan dana diprioritaskan untuk kewajiban finansial.

“Jika Anda memiliki utang kartu kredit atau pinjaman pribadi, itu seharusnya menjadi prioritas Anda,” katanya.

Melunasi utang berbunga tinggi dinilai memberikan manfaat finansial yang lebih besar dibandingkan langsung menggunakan THR untuk konsumsi.

Dengan perencanaan yang tepat, THR tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan Lebaran, tetapi juga dapat memperkuat kondisi keuangan setelah hari raya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: