Punya Banyak Klaim Manfaat, Apa Itu Eco Enzyme?

Senin 02-11-2026,15:30 WIB
Reporter : Egi
Editor : Egi

JAMBI, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID- Eco enzyme adalah cairan hasil fermentasi limbah organik dapur, seperti kulit buah dan sayur, yang dicampur gula dan air dalam wadah tertutup selama beberapa bulan.

Cairan ini banyak dibicarakan karena disebut serbaguna, mulai dari pembersih rumah tangga, penghilang bau, pupuk tanaman, hingga pengusir serangga.

Sebagian besar klaim tersebut didasarkan pada pengalaman pengguna dan belum didukung bukti ilmiah yang kuat.

Gagasan eco enzyme dikaitkan dengan Dr. Rosukon Poompanvong dari Thailand, yang bertujuan mengubah sampah organik dapur menjadi pembersih organik.

BACA JUGA:Simak! Ini Daftar 9 Perusahaan yang Dilaporkan WALHI Jambi ke Polda, Luas Karhutla di Konsesi Capai 13.122 Ha

Informasi sejarah lebih rinci mengenai penemuan ini sangat terbatas.

Bahan dasarnya adalah limbah organik, gula, dan air dengan perbandingan yang umum dipakai, yaitu 300 gram limbah organik, 100 gram gula merah, gula pasir, atau molase, dan 1 liter air bersih.

Perbandingan ini sering diringkas sebagai 1 bagian gula, 3 bagian limbah, dan 10 bagian air.

Limbah yang dipakai adalah sisa buah dan sayur. Daging, ikan, dan produk susu tidak disarankan karena dapat mengganggu proses fermentasi. Limbah dipotong kecil sebelum dimasukkan ke dalam wadah.

BACA JUGA:Dishut Jambi Sebut Jumlah Polhut Sangat Tidak Memadai, Minta Lebih Dari 150 Personel Baru

Wadah yang dianjurkan adalah wadah plastik yang dapat ditutup rapat. Wadah kaca tidak disarankan karena dapat pecah akibat gas yang terbentuk selama fermentasi. Wadah tidak diisi penuh agar tersedia ruang bagi gas.

Langkah pembuatannya dimulai dengan memasukkan gula ke dalam wadah, menambahkan limbah yang sudah dipotong,

lalu menuang air dan mengaduknya. Wadah ditutup dan disimpan di tempat sejuk yang terlindung dari sinar matahari langsung.

Tutup wadah dibuka setiap hari pada minggu pertama untuk melepaskan gas, kemudian dibuka seminggu sekali. Fermentasi berlangsung selama sekitar 3 bulan.

BACA JUGA:Administrasi Kependudukan Jadi Layanan Paling Banyak Diakses di MPP Kota Jambi

Kategori :