3. Advan AI Gen
Seri dengan prosesor Intel Core Ultra 5 ini dibanderol sekitar Rp9 jutaan dengan RAM 16 GB. Sistem pendingin dual fan menjaga performa tetap stabil saat dipakai lama,
dan penyimpanannya masih bisa ditingkatkan. Kekurangannya, layar belum OLED dan bobotnya sekitar 1,4 kg.
4. Polytron Luxia Pro Ultra 5
BACA JUGA:Asian Games 2026 Bisa Ditonton Gratis di Rumah, Ini Cara Akses Champions TV 7 dan 8 di IndiHome
Laptop lokal ini mengandalkan desain tipis dengan bobot sekitar 1 kg berbahan magnesium aluminium, prosesor Intel Core Ultra, RAM 16 GB, dan layar 100% sRGB. H
arganya sekitar Rp10 jutaan. Performanya cukup untuk editing video ringan dan game ringan seperti Valorant atau Dota 2, dan cocok bagi pengguna dengan mobilitas tinggi.
5. Tecno Megabook S14
Bobotnya hanya sekitar 899 gram dengan layar OLED 2.8K 120Hz dan prosesor Intel Core Ultra 5 yang mendukung fitur AI. Karena bodinya sangat tipis,
BACA JUGA:Karhutla Jambi! 55 Hektare Lahan di PT REKI dan Samhutani Terbakar: Polda Masih Dalami Kasusnya
pendinginannya tidak seagresif laptop lain sehingga performa dapat dibatasi saat beban berat, dan layanan purna jualnya belum merata. Laptop ini menarik bagi pengguna yang mengutamakan layar dan portabilitas.
6. Acer Swift Go OLED
Laptop ini menawarkan prosesor dengan jumlah inti tinggi untuk multitasking berat, coding, dan pekerjaan berbasis data, dengan layar OLED 2.8K serta sertifikasi Intel Evo.
Bobotnya sedikit di atas rata-rata, tetapi performanya stabil saat membuka banyak aplikasi sekaligus.
BACA JUGA:Karhutla Jambi: Polda Jambi Periksa 2 Korporasi, 12 Orang Sudah Dimintai Keterangan
7. ASUS Vivobook S14