5. Raket dengan Shaft Flexible
Shaft flexible memiliki batang yang lentur dan melengkung saat terjadi impact, kemudian memantul kembali.
Shaft lentur ini membantu menyimpan dan melepaskan energi sehingga memudahkan pemain dengan tenaga tangan yang belum besar untuk menghasilkan pukulan bertenaga.
Raket ini juga mengurangi risiko cedera pada siku dan pergelangan tangan.
6. Raket Ringan (5U/6U)
Raket dengan bobot 5U (75–79 gram) dan 6U (70–74 gram) termasuk kategori ultraringan.
Material yang digunakan biasanya carbon graphite premium atau Nanometric yang kuat namun ringan.
Raket ringan ini sangat cocok untuk pemain yang mengutamakan ayunan cepat dan kecepatan recovery antar pukulan.
7. Raket Berbobot Sedang (4U)
Raket 4U dengan bobot 80–84 gram adalah pilihan paling umum untuk berbagai level pemain.
BACA JUGA:Jelajah Pesona Kawasan Kuliner di Kota Jambi Saat Weekend, Ini 4 Tempat yang Bikin Diet Auto Lupa!
Bobot ini menjadi titik tengah antara raket 3U yang berat dan kuat dengan 5U yang ringan dan cepat.
Raket 4U banyak tersedia dari berbagai merek ternama seperti Yonex, Victor, Li-Ning, dan Apacs.
Memilih tipe raket badminton yang tepat adalah investasi penting untuk perkembangan permainan Anda.
Namun, tidak ada tipe raket yang benar-benar paling baik, karena semua bergantung pada gaya bermain, posisi di lapangan, dan level kemampuan Anda.