Sementara itu, antrean nasabah di ATM yang sebelumnya sempat terjadi kini mulai berkurang. Bank Jambi memastikan bahwa dana nasabah tetap aman dan aktivitas perbankan, termasuk penghimpunan dan penyaluran dana, tetap berjalan normal.
“Yang jelas saldo nasabah aman. Aktivitas kredit juga terus berjalan. Kepercayaan masyarakat tetap ada,” katanya
Pihak bank juga menepis isu yang menyebut kondisi keuangan Bank Jambi terancam. Mereka menegaskan bahwa secara rasio keuangan, kondisi bank masih dalam kategori sehat, dengan tingkat permodalan yang dinilai kuat.
“Kalau dibilang bangkrut, itu tidak benar. Kita punya rasio likuiditas dan permodalan yang masih aman,” katanya
BACA JUGA:Vonis Bebas Amsal Sitepu: Keadilan bagi Pekerja Kreatif, Bukan Sekadar Kemenangan Pribadi
Untuk kerugian yang terjadi, Bank Jambi memastikan akan menggunakan dana cadangan internal dan tidak melibatkan Lembaga Penjamin Simpanan.
“Pergantian itu kita siapkan dari pencadangan internal. Bukan dari LPS,” tambahnya
Bank Jambi menargetkan pemulihan layanan, termasuk penggantian kartu ATM dan normalisasi sistem dapat segera rampung dalam waktu dekat.
"Upaya pembaruan sistem keamanan juga terus dilakukan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali,"tutupnya